• Rabu, 10 Agustus 2022

Masyarakat Keluhkan Sinyal dan Pembangunan Jalan, Ini Tanggapan Bupati Pesibar

Minggu, 29 Mei 2022 - 17.34 WIB
149

Kondisi jalur patroli Sumber Rejo - Way Haru. Foto: Dok Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesisir Barat -  Masyarakat Pekon (Desa) Way Haru, Kecamatan Bengkunat, Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) mengeluhkan buruknya sinyal dan lambatnya progres pembangunan jalan di wilayah setempat.

Hendra, salah satu warga setempat mengaku, sudah bertahun-tahun masyarakat mengeluhkan lemahnya jaringan seluler di empat Pekon Kecamatan setempat.

"Sudah bertahun-tahun jaringan seluler di wilayah kami sangat lemah, bahkan untuk mencari jaringan yang bagus warga harus mencari tempat yang agak tinggi yang ada sinyalnya," kata Hendra

Selain lemahnya sinyal HP, warga setempat juga mempertanyakan progres pembangunan jalan yang rencananya akan dibangun Pemkab Pesibar tahun ini.

"Sampai hari ini, jalan utama menuju empat Pekon Way Haru, Siring Gading, Way Tiyas dan Bandar Dalam tidak tersentuh pembangunan, bahkan rencana Pemkab untuk membangun tahun ini belum menunjukan progres," jelasnya.

Pembangunan jalan tersebut lanjut Hendra, sudah sangat diinginkan masyarakat setempat mengingat sudah bertahun-tahun jalan tersebut hanya beralaskan tanah liat.

"Apalagi saat musim hujan, kondisi jalan yang dipenuhi lumpur sebatas lutut orang dewasa tersebut tidak bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua bahkan roda empat, sehingga harus menggunakan tenaga sapi atau kerbau agar bisa melintas di jalan itu," katanya.

Pembangunan akses jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya untuk menuju fasilitas kesehatan. Sebab selama ini setiap warga yang sakit harus di tandu secara bergotong royong menempuh jarak belasan KM menuju faskes.

"Harapan kami pembangunan segera dilakukan agar masyarakat bisa menjalankan aktivitas layaknya masyarakat umum, tanpa terkendala akses jalan yang masih berupa tanah liat tersebut," terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyampaikan, terkait masalah jaringan seluler pihaknya dalam hal ini Diskominfo Pesisir Barat akan segera berkoordinasi dengan pihak Bakti Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI terkait permasalahan yang terjadi di wilayah Pekon Way Haru dan sekitarnya.

"Harapan kita Bakti Kominfo dapat melakukan peningkatan pelayanan jaringan telekomunikasi pada menara Base Transceiver Station (BTS) yang sebelumnya telah dibangun di 3 titik wilayah setempat," kata bupati, saat dikonfirmasi.

Pihak Pemkab juga akan mengajukan bantuan ke pihak Provider swasta melalui Pemerintah Provinsi, untuk bisa memasang jaringan yang bisa menjangkau wilayah Pekon Way Haru dan tiga Pekon lain sebagai bagian dari upaya program merdeka sinyal di daerah prioritas 3T.

Kemudian terkait rencana pembangunan ruas Jalan Way Haru, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait agar pembangunan jalan bisa dipercepat. sehingga secara otomatis membantu mempercepat perbaikan jaringan seluler menuju wilayah yang terisolir tersebut.

"Pembangunan ruas jalan Way Haru memang menjadi prioritas pembangunan dan telah kita anggarkan tahun 2022, kita juga telah berkoordinasi dan mendapat surat izin dari Kementerian Lingkungan Hidup (DLH) terkait pembangunan jalan tersebut namun kendalanya saat ini Surat Perjanjian Kerjasama (PKS) antara Pemkab Pesibar dan TNBBS belum bisa di terbitkan karena lokasi pembangunan jalan tersebut masuk ke dalam wilayah TNBBS," tambahnya.

Bupati Agus juga sangat menyayangkan karena hingga saat ini PKS antara Pemkab dan TNBBS belum menemukan jalan tengah. Bahkan Pemkab telah beberapa kali mengundang pihak TNBBS membahas hal tersebut, namun tidak kunjung mendapat hasil.

Dalam waktu dekat ini tambah Bupati Agus, Pemkab Pesisir Barat akan kembali beraudiensi sekaligus  berupaya untuk PKS secara langsung dengan Kementerian Lingkungan Hidup RI.

"Kami mohon maaf atas segala kendala yang terjadi, dan kami sampaikan bahwa selama ini masih terus berupaya serta memprioritaskan pembangunan di wilayah tersebut. Oleh karenanya mohon doa dan kesabarannya," tutup Agus. (*)


Video KUPAS TV : HUT ke-22 Apeksi, Kunjungan UMKM