• Selasa, 28 Juni 2022

Wabah PMK Tak Pengaruhi Harga Daging Sapi di Lamtim

Rabu, 25 Mei 2022 - 11.53 WIB
43

Lapak pedagang sapi di Pasar Pekalongan Lampung Timur. Foto: Yugo/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Timur - Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Indonesia tak terkecuali Lampung, nyatanya tidak pengaruhi harga daging sapi di Pasar Pekalongan Kabupaten Lampung Timur (Lamtim). Namun terdampak pada penurunan pembeli daging.

Hal tersebut diutarakan oleh pedagang sapi di Pasar Pekalongan Sumiyati (40). Ia mengatakan tidak ada kenaikan atau penurunan harga daging akibat wabah PMK.

"Sekarang harga daging Rp130.000 per kilogram nya. Harga tersebut masih sama, enggak turun dan enggak naik. Sebelum adanya wabah PMK, harganya tetap segitu aja," katanya saat dimintai keterangan. Rabu, (25/05/2022).

Ia mengaku penurunan terjadi pada volume penjualan daging yang biasanya mencapai 40 Kg per hari menjadi hanya 15 Kg per hari.

"Paling 15 kilogram sehari. Yang biasanya bisa mencapai 40 kilogram per hari," ujarnya.

Sementara Yuni (34) salah satu ibu rumah tangga mengaku tidak kuatir akan bahaya penyakit PMK di Lamtim. Mengingat, penyakit ini belum diketemukan di kabupaten setempat.

“Saya tetap aja beli daging. Sebulan paling dua kali. Enggak was-was sih,” katanya.

Ia berharap kepada dinas terkait untuk terus melakukan pemantauan terhadap hewan ternak.

“Saya berharap kepada dinas untuk terus memantau ataupun memeriksa hewan ternak. Baik di perusahaan ataupun perorangan yang memiliki hewan ternak," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : sedang asyik belajar | SMK BLK Diserang Pelajar Bersajam