• Jumat, 01 Juli 2022

Pasca Kerusuhan, Pemkot Metro dan Polres Bakal Razia Anak Punk

Selasa, 24 Mei 2022 - 12.52 WIB
85

Kasat Reskrim AKP Firmansyah saat dikonfirmasi awak media. Foto: Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Pasca kerusuhan di Samber Park pada Jum'at (13/5/2022) lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Metro melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) dan Aparat Kepolisian Resort Metro berencana melakukan sweeping anak Punk secara rutin.

Kapolres Metro AKBP Yuni Iswandari Yuyun melalui Kasat Reskrim AKP Firmansyah menyampaikan bahwa pihaknya bakal segera melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi untuk melaksanakan operasi yustisi.

"Harapan kita kedepannya sebisa mungkin menghentikan kegiatan-kegiatan seperti itu dengan cara rutin memberikan imbauan. Kita juga akan berkoordinasi dengan pihak Pemda untuk melakukan operasi yustisi bersinergi dengan TNI, Polri dan Pemkot untuk penegakan Perda dan tipiring," kata dia, Selasa (24/5/2022).

Terpisah, Kasat Pol-PP Kota Metro, Imron mengungkapkan, pelaksanaan penertiban yang bakal digelar tersebut akan diawali dengan rapat khusus.

"Kedepannya kita akan tingkatkan kegiatan penertiban, tidak hanya penertiban anggota komunitas Punk. Persoalannya anak punk ini bukan masalah di Metro saja tapi di semua Kota-kota besar. Kita akan rapatkan khusus untuk penanganan anak Punk ini," ujarnya.

Imron menyebut, pihaknya bersama Pemkot dan Polres akan melakukan pembahasan lebih lanjut terkait kegiatan komunitas Punk di Metro.

"Jadi Satpol-PP, Polres dan Pemda kedepannya akan membahas soal anak Punk ini, tinggal nanti keputusan dari tim terkait dengan tidak boleh ada kegiatan punk di Metro," ucapnya.

Sebelumnya, Imron mengaku telah melakukan koordinasi terkait dengan pembentukan tim terpadu dalam upaya penanganan penyakit masyarakat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Polres dan Dinas Sosial kedepannya akan membentuk tim terpadu. Tim terpadu ini akan melibatkan berbagai dinas instansi baik itu Pol-PP, Polisi, TNI, Perhubungan, Dinas Sosial dan sebagainya," bebernya.

"Nantinya saat kita melakukan operasi-operasi selalu jalan bareng. Ini sudah kita sepakati bersama dan akan kita sampaikan kepada pak Sekda untuk kita bentuk tim tersebut," imbuhnya.

Dalam waktu dekat, Pol-PP juga bakal melakukan penyisiran terkait dengan penyakit masyarakat yang meresahkan.

"Dalam waktu dekat tim gabungan akan melakukan penyisiran berkenaan dengan penyakit masyarakat. Kita harapkan kedepannya tidak terjadi lagi seperti peristiwa yang terjadi kemarin malam di samber park," pungkasnya.

Dalam kesempatan berbeda, menyikapi kerusuhan beberapa waktu lalu, Walikota Metro Wahdi mengajak masyarakat untuk bersama membangun Metro.

"Kita akan evaluasi kembali, tentunya semua pembangunan inklusif tidak ada yang tertinggal, termasuk saudara-suadara kita komunitas Punk dalam hal ini. Sama juga bagaimana saya mengajak masyarakat Metro membangun Kota yang memang kedepan adalah Kota berkelanjutan," tandasnya. (*)