• Jumat, 01 Juli 2022

Resmi Pimpin Pringsewu, Adi Erlansyah Siap Lanjutkan Program Sujadi

Senin, 23 Mei 2022 - 17.21 WIB
191

Pj Bupati Pringsewu, Adi Erlansyah saat dimintai keterangan. Foto : Ist.

Kupastuntas.co, Pringsewu - Adi Erlansyah selaku Kepala Badan Pendapatan Daerah Lampung mulai resmi memimpin Pringsewu sebagai Pj Bupati.

Adi menyampaikan bahwa dirinya akan bertugas hingga 2 tahun kedepan mengisi kekosongan jabatan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu yang berakhir kemarin.

Selama bertugas sebagai PJ Bupati Pringsewu, dirinya akan melanjutkan program maupun kebijakan yang telah disepakti pada masa kepemimpinan Bupati yang sebelumnya.

"Tugasnya tentu yang paling utama yaitu memimpin penyelangaraan urusan pemerintahan, kemudian juga menjalankan kebijakan yang telah disepakati bersama DPRD, menjaga ketertiban daerah dan yang penting juga pemilu di 2024 juga sudah diamanahkan. Kemudian untuk pelaksanaan pembangunan, kita melanjutkan program-program pembangunan yang sudah ditetapkan dalam RPJMD maupun sekarang di dalam RKPD yang sudah ditetapkan. Jadi saya kira itu pedomannya untuk melaksanakan tugas selama 2 tahun ini di Pringsewu," terangnya.

Selama memimpin, Ia akan terus berkoordinasi dengan seluruh pihak perangkat daerah untuk segera menjalankan program-program yang dapat segera dilaksanakan untuk membangun Pringsewu.

"Jadi nanti perlu adanya penajaman-penajaman, perlu ada kooridnasi atau sinergritas dengan provinsi dan juga pemerintah pusat. Segera akan kita laksanakan, hari ini pun saya akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh kepala perangkat daerah," jelasnya.

Sementara Itu, Kepala Inspektorat Provinsi Lampung, Fredy menyampaikan beberapa poin yang tidak boleh dilakukan oleh PJ Bupati saat memimpin suatu daerah yakni melalukan mutasi pegawai, membuat kebijakan tentang pemekaran wilayah.

Kemudian membatalkan perizinan yang telah dikeluarkan pejabat sebelumnya dan/mengeluarkan perizinan yang bertentangan dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya. Lalu membuat kebijakan yang bertentangan dengan kebijakan penyelengaraan pemerintah dan program pembangunan pejabat sebelumnya.

Sementara itu tugas yang harus dilakukan PJ Bupati diantaranya, pemutakhiran data jumlah mata pilih
dan menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pilkada.

Kemudian menginventarisasi, mengantisipasi dan memberikan saran permasalahan-permasalahan pilkada. Lalu melaporkan informasi permasalahan dan perkembangan persiapan pelaksanaan pilkada serta menajaga sinergritas, sinkronisasi, keharmonisasian, serta stabilitas daerah.

"PJ Bupati melaksanakan tugas yang bersifat sementara namun melaksanakan tugas dalam waktu cukup lama. Maka diawajibkan untuk membangun harmonisasi antar stakeholder dan Forkopimda sehingga stabilitas daerah terjaga," tutupnya.

Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu, Heri Iswahyudi mengatakan bahwa ASN atau PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pringsewu siap dan akan mengikuti segala arahan yang diberikan oleh PJ Bupati Pringsewu. 

"PNS atau ASN Kabupaten Pringsewu siap menerima perintah dan komando serta arahan dari PJ Bupati dan kami bertekad untuk menjaga netralitas ASN sebagaimana telah disampaikan PJ Bupati Pringsewu dalam Apel pagi tadi bahwa netralitas ASN itu menjadi suatu yang sangat penting," ujar Heri Iswahyudi saat memberikan sambutan di acara pisah sambut bupati, wakil bupati dan PJ Bupati Pringsewu di lantai I Gedung Bupati Pringsewu, Senin (23/5/22). 

Ia berharap dibawah pimpinan Pringsewu yang baru ini maka para ASN di lingkungan pemerintah kabupaten pringsewu dapat berkontribusi lebih maksimal demi  mewujudkan tujuan dari Kabupaten Pringsewu. 

"Kami siap untuk melaksanakan apa kebijakan yang akan bapak gariskan terlebih beliau bagi kami bukan orang baru. Karena beberapa kali diminta oleh bapak bupati dipercaya menjadi ketua tim seleksi pada saat pengisian jabatan pimpinan tinggi pratama. Oleh karena itu, kami seluruh pejabat siap untuk belajar banyak dari bapak, pengalaman bapak selama menjadi sekretaris daerah di lampung tengah selama 8 tahun, lalu kepala dinas di kota dan provinsi beberapa kali," tuturnya. (*)