• Jumat, 01 Juli 2022

Pisah Sambut Pj Bupati Pringsewu Diwarnai Dengan Sikap Arogansi Pejabat Pemprov

Senin, 23 Mei 2022 - 17.37 WIB
12.8k

Ilustrasi. Foto: Tribunnews.com

Kupastuntas.co, Pringsewu - Acara Pisah sambut Pj Bupati Pringsewu Adi Erliansyah dengan mantan Bupati dan Wakil Bupati Pringsewu H Sujadi - Fauzi yang berlangsung di  kantor bupati setempat, Senin (24/5/22) diwarnai dengan sikap arogansi oknum Pejabat Pemprov Lampung.

Beberapa pejabat Pemprov Lampung yang ikut serta dalam kegiatan tersebut terkesan menghalang halangi tugas jurnalis. Wartawan yang hendak melakukan peliputan sempat ditarik dan dicegah.

Seperti yang diungkapkan Agus Suwignyo wartawan Radar Lampung saat dirinya hendak memasuki kantor bupati tiba tiba ditanya salah satu pejabat dari Pemprov Lampung.

"Awalnya saya ditanya siapa, lalu saya jawab wartawan Radar Lampung, namun saat mendekati pintu masuk kantor bupati, lagi lagi saya ditanya pejabat Pemprov lainnya, setelah saya jawab pejabat tersebut mengatakan sampai disini aja (depan pintu)," kata Agus.

Atas ulah oknum pejabat tersebut, Agus mengaku merasa kecewa. "Seharusnya mereka paham dengan tugas tugas jurnalis ini malah kesannya menghalang halangi," ungkap Suwignyo.

Perlakuan yang tidak baik juga dialami oleh Kontributor TV One Nanang Siswanto. Nanang mengaku saat hendak mewawancarai Pj Bupati malah ditarik oleh seseorang berpakaian safari berwarna hitam.

"Saya mendekati Pj untuk izin wawancara belum sempat wawancara saya ditarik orang tersebut, ya mungkin dia ajudan tapi yang jelas bukan petugas dari Pringsewu," ujarnya.

Menurut beberapa awak media salah satu Pejabat Pemprov Lampung yang terkesan arogan berinisial V. Selain awak media salah satu staf di bagian Umum Sekretariat Daerah Pringsewu yang sedang bertugas juga mengaku sempat diusir.

Saat dimintai keterangan V mengelak dan mempersilahkan wartawan untuk menanyakan hal tersebut kepada bagian Protokol Pringsewu. "Saya tidak merasa menarik dan menghalangi, saya tadi hanya meminta jalan," katanya.

Ia mengatakan merasa tidak ada hal apa-apa dan acara berjalan dengan normal. "Saya orang Pemprov sesuai agenda gubernur saya pejabat eselon III mendampingi," tukasnya. 

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pringsewu Hendrid mengaku tidak tau atas kejadian tersebut. Kendati demikian Hendrid berjanji akan menyampaikan informasi tersebut kepada pimpinan untuk bahan evaluasi. (*)

Video KUPAS TV : Kesucian Bocah Direnggut Paman di Toilet Masjid