Modus COD, Mobil Warga Kemiling Dibawa Kabur Pelaku
Korban Fananda Wira Adhitya (29) saat dimintai keterangan. Foto : Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Modus ingin membeli mobil via Facebook (FB) dengan sistem cash on delivery (COD), mobil warga Bukit Kemiling Permai (BKP) malah dibawa kabur oleh pelaku saat korban lengah.
Peristiwa tersebut terjadi di depan rumah korban bernama Fananda Wira Adhitya (29) yang berlokasi di Perumahan BKP Blok V RT 10, Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, Sabtu (21/5).
"Kejadian sekitar pukul 18.15 WIB. Awalnya saya kenal pelaku melalui Facebook, saya udah chatting sama pelaku hingga akhirnya deal harganya. Kemudian diajak ketemuan (COD)," ungkap Fananda, Senin (23/5).
Fananda menjelaskan, mobil yang hendak dijualnya itu bermerk Nissan Juke dengan nomor polisi BE 1397 KV.
"Kemudian COD di rumah saya, pelaku datang berdua dengan temannya menggunakan mobil Toyota Yaris warna hitam," ujarnya.
Ketika sampai, lanjut Fananda, pelaku langsung mengajak ngobrol dirinya dan sempat bercerita bahwa pelaku ingin membelikan pamannya mobil.
"Pelaku ini ngakunya bernama Bayu, dia datang bersama Hanafi (ngakunya paman pelaku). Kemudian mengecek surat-surat mobil dan tes hidupin mobil," ujarnya.
Kemudian saat ia sedang asik mengobrol dengan Hanafi, tiba-tiba pelaku sudah memundurkan mobil miliknya dan mengarah ke jalan raya.
"Saya kaget mobil udah dibawa sama Bayu (pelaku) dan tidak ada yang mendampinginya tapi si Hanafi ini masih mengajak ngobrol saya sehingga saya masih tenang," ucapnya.
Dia pun merasa cemas karena pelaku sudah lama tidak kembali lagi sehingga dirinya mencoba menghubungi Bayu untuk mengetahui keberadaannya.
"Saya jadi gelisah udah lama tidak balik-balik, terus saya nyuruh pak Hanafi menghubungi Bayu (pelaku). Namun, Hanafi malah berjalan perlahan menjauhi rumah saya sambil menelpon, terus saya kejar," kata dia.
Kemudian saat Hanafi sampai di ujung gang, Fananda langsung mengejar dan menanyakan kenapa menelpon sambil lari. Namun Hanafi mengaku mau ngecek di ujung gang siapa tahu Bayu lupa jalan kembali.
Fananda mengaku masih merasa tenang karena pelaku saat COD membawa mobil ke rumahnya dan masih ditinggal di depan rumah dan kontak mobil pelaku ia amankan.
"Saya ajak Hanafi ini balik ke rumah lagi, terus saya panggil tetangga, bu RT dan Bhabinkamtibmas," ucapnya.
Hanafi mengaku baru saja mengenal pelaku beberapa hari dan dirinya biasa bekerja sebagai ojek.
"Hanafi ini diberi sejumlah uang oleh pelaku dan disuruh pura-pura menjadi pamannya pelaku untuk membeli mobil," katanya lagi.
Mobil Toyota Yaris yang dibawa pelaku saat COD yang ditinggalkan di rumah korban, kini sudah dibawa ke Polsek Kemiling untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Sudah buat laporan terus si Hanafi ini disuruh wajib lapor," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : Buruh Di Palas Lamsel Tega Setubuhi Bocah 5 Tahun
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








