• Selasa, 28 Juni 2022

Membanggakan, Anak Buruh Tani Asal Lamsel Terpilih Jadi Pengibar Bendera Pusaka di Istana Negara

Kamis, 19 Mei 2022 - 14.39 WIB
75

Shelin Tan Aprilia saat bersama kedua orangtua di kediamannya, Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro Lamsel. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Membanggakan, itulah yang patut disematkan kepada Shelin Tan Aprilia, seorang pelajar menengah atas warga Desa Sidoasri, Kecamatan Candipuro Lampung Selatan (Lamsel).

Dia merupakan satu dari dua orang yang akan mewakili Provinsi Lampung sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dalam Upacara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77 pada 17 Agustus 2022 mendatang.

Pelajar berusia 16 tahun yang saat ini duduk dibangku kelas X di SMKN 1 Kalianda itu merupakan putri tunggal pasangan Mulyono (54) yang bekerja sebagai buruh tani dan Suwarti (45) sebagai ibu rumah tangga. 

Shelin mengaku sangat tidak menyangka dapat terpilih menjadi tim Paskibraka Nasional yang akan mengibarkan Bendera Pusaka di Istana Negara.

"Nggak ada firasat bisa tembus ke Paskibraka Nasional, saya enggak pernah menyangka bisa sampai sejauh ini. Awalnya itu nothing to lose aja," kata Shelin, Kamis (19/05/2022).

Awalnya, dirinya hanya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah, namun ternyata dia lolos untuk seleksi tingkat Kecamatan yang kemudian naik ke tingkat Kabupaten.

"Awalnya saya mengikuti seleksi di sekolah dan saya lolos. Terus saya dikirim seleksi ditingkat kecamatan, Alhamdulilah juga saya bisa lolos. Setelah itu saya mengikuti seleksi kabupaten," tuturnya.


Shelin melanjutkan, pada tingkat Provinsi terdapat 35 orang yang dinyatakan lolos. Dari 35 orang itu kemudian dipilihlah 2 orang yang bakal mewakili Provinsi Lampung di tingkat Nasional.

Tahapan itu, ungkap dia, merupakan tahapan yang paling mendebarkan selama proses seleksi karena akan mewakili Provinsi Lampung.

"Jujur saat itu saya merasa deg-degan karena dari 35 peserta yang terpilih untuk menjadi Paskibraka Provinsi, dua diantaranya akan mewakili Lampung," terangnya.

"Kami disuruh membentuk barisan. Lalu ketika juri membacakan dua nomor yang terpilih, saya tidak bisa berkata-kata lagi karena juri menyebut nomor urut 070. Itu nomor yang saya kenakan," ucap remaja kelahiran Banyuwangi Jawa Timur pada 16 tahun silam.

Dia menambahkan, dirinya akan berangkat ke Cibubur Jakarta pada Juli 2022 mendatang untuk langsung mengikuti pelatihan dan persiapan sebelum Upacara Kemerdekaan.

"Jadi nanti latihan di Cibubur sebelum pengibaran, berangkatnya bulan Juli," jelasnya.

Ayah Shelin, Mulyono yang merupakan seorang buruh tani mengaku sangat bangga dan terharu atas prestasi yang berhasil diraih putri tunggalnya itu.

"Saya merasa bangga dan juga haru karena Shelin bisa membawa nama baik dari pihak desa, kecamatan, kabupaten juga provinsi. Waktu pengumuman seleksi itu saya kebetulan datang," tuturnya.

Dia mengungkapkan, putrinya itu bercita-cita menjadi Polwan. Mulyono pun berharap dengan terpilihnya Shelin sebagai Paskibraka Nasional, dapat membantunya dalam mewujudkan cita-cita.

"Mudah-mudahan dengan terpilihnya anak saya ini menjadi Paskibraka Nasional bisa mendorong cita-citanya menjadi Polwan," harapnya. (*)


Video KUPAS TV : Mahasiswa Program Doktor UIN Raden Intan Lampung Lanjutkan Pelatihan Karya Ilmiah Jurnalistik