• Selasa, 28 Juni 2022

Tumpukan Sampah Dalam Drainase Jadi Dalang Banjir di Jalan Nasional Lintas Liwa Lambar

Rabu, 18 Mei 2022 - 17.46 WIB
55

Banjir di Jalan Nasional Lintas Lintas Liwa, Pekon (Desa) Kejadian, Kecamatan Belalau, Rabu (18/5/2022). Foto: Echa/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Akibat banyak nya tumpukan sampah dan hujan deras yang mengguyur sebagian wilayah di Lampung Barat, banjir menggenangi Jalan Nasional Lintas Lintas Liwa, Pekon (Desa) Kejadian, Kecamatan Belalau, Rabu (18/5/2022).

Banjir yang menggenangi badan jalan nasional tersebut di sebabkan macetnya drainase yang ada di wilayah setempat sehingga air meluap. Bahkan kedalaman air mencapai batas lutut orang dewasa.

Salah seorang warga yang enggan di sebutkan namanya mengatakan lokasi tersebut memang kerap kali menjadi langganan banjir terlebih saat musim hujan tiba akibat banyak nya sampah yang menyumbat aliran drainase.

"Memang sudah menjadi langganan disini, setiap musim hujan pasti banjir sampah-sampah dari dalam drainase aja pada naik ke jalan karena sudah tidak ketampung lagi sampah yang masuk ke drainase itu," ujarnya, Rabu (18/5/2022).

Bahkan pengendara yang melintas harus secara bergantian melewati lokasi tersebut karena genangan air yang cukup dalam, bahkan pengendara motor harus ekstra hati-hati agar kendaraan nya tidak kemasukan air dan mati di tengah jalan.

"Kalau tidak hati-hati bisa mati di jalan motornya, karena ini kan lumayan dalam jadi bisa masuk ke rongga-rongga mesin motor sering motor kejebak gara-gara tidak hati-hati saat melintas," katanya.

Dari pantauan Kupastuntas.co di lokasi, air yang menggenangi badan jalan bahkan membawa banyak sekali material sampah plastik, kayu serta sampah rumah tangga lain nya.

Bahkan terpantau bebarapa kendaraan sengaja mengambil sisi jalan untuk menghindari genangan air yang cukup dalam tersebut.

Ari salah seorang pengendara mengatakan motornya sempat mengalami masalah saat melintas di genangan air tersebut, "Vambeltnya mungkin karena kemasukan air tadi jadi muter vambeltnya tapi enggak mau jalan motor nya, mungkin kemasukan air," singkatnya. (*)

Video KUPAS TV : Personel Polisi Nyaris Dihakimi Warga Saat Gerebek Rumah Pencuri