Dinkes Lamsel Fogging Wilayah Ditemukan Kasus DBD dengan Radius 200 Meter
Dinkes Lamsel Fogging Wilayah Ditemukan Kasus DBD dengan Radius 200 Meter. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) melalui UPT Puskesmas lakukan Fogging di seluruh wilayah yang terdapat kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lamsel, Joniyansah mengatakan, Fogging itu merupakan salah satu langkah untuk memutus penyebaran penyakit DBD diwilayah yang sudah ditemukan kasus.
"Itu untuk daerah-daerah yang sudah terdapat kasus DBD. Kami juga dari Dinas Kesehatan langsung memonitoring fogging di desa" katanya, Rabu (18/05/2022).
Untuk daerah yang tidak terdapat kasus, kata Joniyansah, pihaknya terus menggalakkan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan juga kebersihan lingkungan.
"Kita harapkan masyarakat mau melakukan PSN dengan Menguras, Menutup, dan Mengubur (3M) Plus kemudian terus menjaga kebersihan lingkungan," jelasnya.
Kepala Bidang Bina Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Lamsel, Basuki Didik Setiawan menambahkan, hingga saat ini terdapat 14 Kecamatan di Lamsel yang sudah ditemukan kasus DBD selama 2022.
"Sampai bulan Mei 2022 ini ada di 14 kecamatan," katanya.
Titik yang terdapat kasus DBD, jelas Didik, dilakukan Fogging dengan radius 200 meter dari titik ditemukannya kasus.
"Tapi itu dinilai dahulu bisa apa enggak di Fogging, ada SOP nya. Dari titik ada ditemukan kasus itu radiusnya 200 meter keliling," jelas Didik.
Didik menambahkan, pihaknya pun membagikan bubuk Abate ke masyarakat untuk mengendalikan larva nyamuk penyebab DBD yakni Aedes Aegypti.
"Kita bagikan Abate. Kemudian kalau yang belum ditemukan kasus itu kita minta untuk lakukan PSN dengan 3M walaupun belum ada kasus," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Tujuh Orang Jadi Tersangka Penyerangan Pos Pantau Samapta
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








