• Selasa, 28 Juni 2022

Cegah Hepatitis Akut, Dinkes Siagakan Seluruh Puskesmas di Lambar

Rabu, 18 Mei 2022 - 13.19 WIB
62

Sekretaris Dinkes Lampung Barat, Cahyani Susilawati. Foto: Doc/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Guna mencegah masuknya penyakit Hepatitis Akut, Pemerintah Kabupaten Lampung Barat melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) siagakan seluruh Puskesmas di wilayah stempat.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Lampung Barat dr. Widyatmoko Kurniawan, melalui Sekretaris Cahyani Susilawati mengatakan, pada prinsipnya penyakit hepatitis akut merupakan sesuatu yang terus menerus berjalan dan selalu diamati.

"Kita menyebutnya kewaspadaan dini dan responsif penyakit menular yang terus diamati sepanjang masa. Saat ini kita terus melakukan sosialisasi dan menyiagakan puskesmas di masing-masing Kecamatan," ujar Cahyani, saat dikonfirmasi, Rabu (18/5/2022).

Cahyani juga mengatakan, ada 8 ciri-ciri penyakit Hepatitis Akut secara umum yang dapat dikenali, namun ada dua ciri-ciri khusus yang menunjukan gejala terjangkitnya penyakit hepatitis akut tersebut, yaitu seperti terkena penyakit kuning dan disertai warna air kencing yang pekat seperti teh.

"Sedangkan untuk gejala mual, muntah, diare dan sebagainya itu memang merupakan gejala secara umum, dan jika memang sudah sampai pada tahap yang serius gejalanya bisa sampai hilang kesadaran," ujarnya.

Selain menyiagakan Puskesmas di masing-masing Kecamatan untuk sigap dan cepat untuk mencegah masuk nya Hepatitis Akut, pihaknya juga rutin melakukan sosialisasi untuk menerapkan pola hidup sehat kepada masyarakat khususnya anak-anak.

"Sebab anak-anak merupakan yang paling rentan terkena penyakit hepatitis akut tersebut, sehingga kita terus gencarkan sosialasi pola hidup sehat karena penyakit hepatitis akut ini disebabkan oleh virus dan pintu masuknya melalui mulut ke sistem pencernaan," tambahnya.

Cahyani mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya orang tua, agar memperhatikan dan menerapkan pola hidup sehat ke anak-anak khususnya anak yang berusia 1-16 tahun sebagai kelompok yang paling rentan terkena penyakit hepatitis akut tersebut.

"Alhamdulilah saat ini di Lampung Barat belum ada laporan masyarakat yang terjangkit hepatiti akut tersebut, dan mudah-mudahan dengan kesiapan kita saat ini penyakit hepatitis akut itu tidak sampai masuk ke Kabupaten Kita," tutupnya. (*)


Video KUPAS TV : GANDENG POLRES | 500 PAKET TAKJIL DIBAGIKAN DPC PBB PRINGSEWU