• Jumat, 01 Juli 2022

Muncul Suspek PMK di Tubaba, MUI Lampung Imbau Masyarakat Hati-hati Pilih Hewan Kurban

Senin, 16 Mei 2022 - 11.05 WIB
60

Foto: Ist.

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung menghimbau masyarakat untuk lebih hati-hati dalam memilih hewan kurban, untuk di hari Idul Adha.

Hal itu seiring telah ditemukannya suspek wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang 3 sapi di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba).

Ketua Umum MUI Provinsi Lampung Moh. Mukri, menyampaikan, hewan untuk kurban itu sudah ditentukan seperti Sapi, Kambing dan Kerbau. Yang kemudian orang itu punya kemampuan untuk berkurban.

"Namun hati-hati juga warga atau masyarakat muslimin dalam memilih hewan kurban, pastikan jika hewan kurban itu sehat. Bersyukur bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah, untuk memastikan kesehatannya," kata Mukri, saat dimintai keterangan, Senin (16/5/2022).

Hal itu dikarenakan syarat hewan yang dijadikan kurban adalah pada prinsipnya selain hewan itu sudah cukup umur, namun hewan itu juga harus sehat termasuk dari PMK.

"Jangan sampai tujuan kurban malah bisa membahayakan penerimaan daging, sehingga pastikan kesehatannya," kata Mukri.

Sementara Anggota Komisi II DPRD Lampung, Zunianto meminta pemerintah daerah Provinsi Lampung secara serius melakukan langkah-langkah antisipasi sehingga penyakit PMK tersebut tidak mewabah di Provinsi Lampung.

Menurutnya, harus ada langkah juga seperti memberikan edukasi yang benar dan proporsional kepada masyarakat atau pun peternak terkait wabah PMK tersebut sehingga tidak menimbulkan kecemasan dan kegaduhan di masyarakat.

"Kita harapkan Pemda juga melakukan pembatasan sirkulasi keluar masuk hewan ternak, terutama dari daerah-daerah yang sudah di identifikasi terpapar virus tersebut," ungkapnya.

Kemudian jelasnya, Pemda sesegera mungkin dapat menyiapkan disinfektan dan obat-obatan, bahkan bila memungkinkan menyiapkan vaksin.

"Sehingga mampu melindungi hewan ternak yang dipelihara para peternak, dan langkah-langkah lain yang dibutuhkan. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi hari raya idul Adha, dimana kebutuhan hewan sapi dan kambing tinggi," tandasnya. (*)