• Minggu, 03 Juli 2022

Transaksi Melalui Implementasi e-KPB di Pringsewu Capai Rp 500 Juta Lebih

Kamis, 12 Mei 2022 - 18.03 WIB
49

Gubernur Lampung Arinal Junaidi, saat memberikan sambutan dalam acara implementasi e-KPB serentak di Pringsewu, Kamis (12/5/2022). Foto: Gamel/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - Pada pelaksanaan Implementasi Elektronik Kartu Petani Berjaya (e-KPB) di 9 kecamatan, Dinas Pertanian Pringsewu mencatat transaksi melalui E-KPB mencapai Rp500 juta, dari 90 kelompok tani.

Gubernur Lampung, Arinal Junaidi mengatakan, e-KPB sangat membantu dan memudahkan masyarakat petani dalam melakukan aktivitas, apalagi wilayah Pringsewu merupakan salah satu daerah yang menjadi penghasil pertanian khususnya tanaman padi di Provinsi Lampung.

"Kita ingin Kartu Petani Berjaya (KPB) memberikan solusi bagaimana petani bisa lebih mudah mendapatkan sarana produksinya," kata Arinal, saat memberikan sambutan dalam acara implementasi e-KPB serentak di Pringsewu, Kamis (12/5/2022).

Tidak hanya itu lanjutnya, KPB juga bisa memfasilitasi permodalan KUR, karena itu merupakan satu kesatuan dengan e-KPB.

Lalu untuk pasar juga demikian, selama ini petani menjadi korban, karena ada pedagang-pedagang pengumpul dan semacamnya yang sulit menjual, tetapi sekarang ini mereka punya akses kepada pasar.

"Oleh karena itu, e-KPB ini sangat membantu. Buat saya, masyarakat Lampung wajib menggunakan IT, khususnya para petani yang lebih kurang 4 juta penduduk," terangnya.

Arinal juga berharap, dengan diimplementasikannya program e-KPB ini dapat membuat pertanian di Lampung semakin maju, karena pertanian merupakan sektor yang menjadi andalan dalam membangun masyarakat.

"Mudahan-mudahan kedepan kita tidak lagi megalami kesulitan dalam berusaha tani," harapnya.

Sementara Kasi Pupuk dan Pestisida Dinas Pertanian Pringsewu, Harzon mengatakan, Implementasi e-KPB pada hari ini dihadiri 90 kelompok tani dari 9 Kecamatan di Pringsewu baik online maupun offline.

Adapun total transaksi yang dilakukan secara serentak pada hari ini sejak pukul 11:00 hingga 14:00 WIB mencapai 4.087 petani dengan nilai rupiah Rp548,812 juta," ujar Harzon.

Adapun total keseluruhan nilai transaksi dari awal Januari hingga hari ini Kamis 12 Mei 2022 tercatat menembus Rp1 miliar lebih dari 4.000 petani yang melakukan transaksi melalui e-KPB.

"Jika ditotal sampai dengan kesempatan ini pukul 14:00 WIB sebesar Rp1.291.237.000 yaitu sebesar 72 persen dari total transksi Provinsi Lampung," jelas Harzon. (*)


Video KUPAS TV : Perjuangan Atlet Lampung di Sea Games