Sampah di Lampura Meningkat Drastis, Truk DLH Mengangkut Hingga 8 Kali Sehari
Salah satu lokasi Tempat Pembuangan Sampah (TPS) yang telah ditutup di Lampura. Foto: Yudha/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Utara - Sampah di Kabupaten Lampung Utara (Lampura) meningkat drastis, yang menyebabkan truk sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengangkut hingga dengan 8 kali dalam satu hari.
Kabid Kebersihan Lingkungan Hidup DLH Lampung Utara, Luzirwan mengatakan, para petugas kebersihan cukup kualahan untuk menangani volume sampah tersebut.
"Iya benar, selama bulan puasa kemarin volume sampah meningkat dan puncaknya adalah saat idul fitri. Kami mengangkut sampah tersebut bisa tujuh atau delapan kali dalam sehari. Normalnya hari biasa hanya dua kali dalam sehari," kata Luzirwan, saat dimintai keteramngan, Rabu (11/5/2022).
Ia melanjutkan, sampah yang paling banyak didominasi sampah rumah tangga. Hal itu karena warung-warung yang berada di Jalan Soekarno Hatta dan Jalan Soedirman banyak yang berjualan, sehingga volume sampah sangat tinggi.
"Sampai-sampai di samping pasar Cinema Kotabumi sangat luar biasa banyak, hampir tidak tertangani," tambahnya.
Luzirwan mengaku menerjunkan petugas kebersihan 235 orang yang terdiri dari sopir, kenek serta penyapu jalan. Sedangkan armada yang digunakan 10 kendaraan pengangkut sampah yang beroperasi di wilayah Kotabumi Lampung Utara.
"Rinciannya truk kontainer itu berjumlah 4, lalu ada 2 mobil pick up dan ada 4 bentor," ujarnya.
Berdasarkan pantauan kupastuntas.co, tempat sampah yang berlokasi di pasar Kotabumi sudah dilakukan pengangkutan oleh petugas, sehingga tidak terjadi penumpukan. (*)
Video KUPAS TV : KEMENHUB BATASI LAJU ANGKUTAN BARANG JELANG MUDIK LEBARAN
Berita Lainnya
-
TNI Turun Tangan, Bendungan Way Rarem Dibersihkan Demi Selamatkan Irigasi dan Ekonomi Warga
Senin, 20 April 2026 -
Baru 3 Bulan Bertugas, Oknum Petugas Rutan Kotabumi Lampura Selundupkan 40 Paket Sabu
Rabu, 15 April 2026 -
Bertahun-tahun Tak Diperbaiki, Warga Bukit Kemuning Lampura Perbaiki Jalan Secara Swadaya
Minggu, 12 April 2026 -
Akses Vital Hancur, Warga Mulang Maya Lampura Menjerit
Minggu, 29 Maret 2026








