Pasca Lebaran Harga Cabai Merah di Bandar Lampung Anjlok Hingga Rp 22 Ribu per Kg
Ibu Setu (60), pedagang sembako di pasar Pasir Gintung. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pasca lebaran idul fitri 1443 hijriah, harga cabai merah di Kota Bandar Lampung mengalami penurunan yang sangat drastis hingga mencapai Rp22 ribu, yang sebelumnya dRp100 ribu per kilogram (Kg).
Setu (60), pedagang sembako di pasar Pasir Gintung mengatakan, harga cabai merah pada waktu menjelang lebaran 2022 di angka Rp100 ribu per kilogram.
"Lebaran kedua juga masih Rp75 ribu sampai Rp80 ribu. Tapi sekarang hanya Rp22 ribu per kilogram," kata Ibu Setu, saat ditemui kupastuntas.co, Senin (9/5/2022).
Sementara untuk jenis cabai rawit Rp80 ribu yang sebelumnya Rp85 ribu per Kg. Sementara cabai setan masih normal di angka Rp30 ribu per kilogram.
"Pembeli kemarin sampai kaget kalau cabai merah Rp100 ribu, jadi kebanyakan mereka tidak jadi beli. Tapi sekarang sudah murah," sambungnya.
Sementara, Lusi pedagang sembako di pasar Tugu menyampaikan, harga cabai merah sudah mulai stabil yaitu Rp40 ribu per kilogram.
"Memang kemarin mau lebaran itu mahal Rp80-100 ribu per kilogram, dan untuk stok barang ketersediaannya stabil," ucapnya.
Ia mengaku saat ini yang masih mahal adalah cabai rawit di angka Rp80 ribu, kemudian cabai caplak masih normal Rp40 ribu per kilogram.
Selain harga cabai, beberapa harga bahan pokok masih normal, seperti bawang merah Rp45 ribu, lalu bawang putih Rp22 ribu.
"Tapi sekarang yang masih tinggi harganya itu sayuran, seperti buncis, rampai itu mahal," kata Lusi. (*)
Video KUPAS TV : WALIKOTA EVA DWIANA GANDENG BANK SYARIAH BERI SANTUNAN
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








