Polda Lampung Lakukan Penyelidikan Soal Harga Tiket Kapal Mahal dan Berbeda yang Sempat Dikeluhkan Pemudik
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Hendro Sugiatno (tengah) saat pengecekan pemudik di Pelabuhan Panjang. Foto : Martogi/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Polda Lampung akan selidiki harga tiket di Pelabuhan Panjang yang sempat dikeluhkan pemudik karena mahal dan berbeda pada Kamis (5/5/2022) kemarin.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Lampung, Irjen Pol. Hendro Sugiatno saat pengecekan kapal pemudik di Pelabuhan Panjang, Jumat (6/5/2022).
"Jadi harga tiket itu sama, kalau harga tiket yang kemarin bilang tidak sama itu sedang kami upaya melakukan penyelidikan, gimana masalahnya harga tidak sama itu," kata Kapolda Lampung, Irjen Pol. Hendro Sugiatno.
Hendro pun menyarankan masyarakat khususnya para pemudik agar menggunakan sarana yang resmi dalam pembelian tiket kapal melalui aplikasi e-ticket ferizy.
"Jangan sampai menggunakan calo atau agen-agen lain, masyarakat sudah bisa membeli tiket melalui HP, caranya buka www.ferizy.com atau download aplikasi ferizy di google play store/apps store," ujarnya.
Berdasarkan pantauan Kupastuntas.co, Kapolda Lampung juga turut melepas kepergian pemudik yang menaiki Kapal Ciremai di Pelabuhan Panjang.
"Hari ini, kita melepas sejumlah masyarakat pemudik yang menaiki kapal itu sebanyak 474 orang dengan membawa 161 motor dan 45 mobil," kata Kapolda Lampung.
Hendro pun meminta masyarakat pemudik yang mau ke Pulau Jawa agar menggunakan Pelabuhan Panjang karena tidak ada antrian panjang dan biaya tiket sama dengan Pelabuhan Bakauheni-Merak.
"Bagi masyarakat yang menggunakan jalan Tol bisa keluar di KM 74 sehingga bisa sampai ke pelabuhan panjang dan di jalan juga sudah ada papan petunjuk sampai ke pelabuhan panjang," pungkasnya.(*)
Berita Lainnya
-
Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN
Rabu, 24 Juni 2026 -
Utamakan Pemeliharaan Tanpa Padam, Tim Elit PDKB PLN Perkuat Keandalan Listrik di Pringsewu
Rabu, 24 Juni 2026 -
Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Atlet Tinju PON Lampung
Rabu, 24 Juni 2026 -
WR III UIN RIL: Mahasantri Harus Menjadi Living Quran di Tengah Masyarakat
Rabu, 24 Juni 2026
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Rabu, 24 Juni 2026Gelar Pendampingan Bisnis, PLN Dorong UMKM Naik Kelas Melalui Rumah BUMN
-
Rabu, 24 Juni 2026Utamakan Pemeliharaan Tanpa Padam, Tim Elit PDKB PLN Perkuat Keandalan Listrik di Pringsewu
-
Rabu, 24 Juni 2026Polisi Tangkap Tiga Pelaku Pengeroyokan Atlet Tinju PON Lampung
-
Rabu, 24 Juni 2026WR III UIN RIL: Mahasantri Harus Menjadi Living Quran di Tengah Masyarakat








