Buka Jasa Foto Bersama, Peserta Pesta Budaya Sekura di Lambar Banjir Cuan!
Peserta pesta budaya sekura di Lambar saat melayani foto bersama para pengunjung yang datang dari berbagai daerah. Foto: Echa/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Barat - Gelaran Pesta Budaya Sekura di Lampung Barat di manfaatkan oleh sebagian peserta Sekura untuk menambah penghasilan, diantaranya dengan membuka jasa foto bersama.
Untuk bisa berfoto dengan sekura masyarakat cukup merogoh kocek sebesar Rp5000 dan bisa foto sepuasnya dengan sekura yang mengenakan berbagai macam motif dan karakter topeng.
Anto salah satu sekura asal Pekon (Desa) Sekincau, Kecamatan Sekincau mengatakan dirinya mematok tarif Rp5000 untuk dewasa dan Rp2000 untuk anak-anak.
Mayoritas masyarakat yang menggunakan jasa sekura untuk berfoto merupakan masyarakat yang berasal dari luar daerah yang mudik ke kampung halaman nya di Bumi Beguai Jejama Sai Betik.
"Sehari kita bisa mendapat Rp100.000-200.000, emak-emak, gadis dan anak-anak yang baru datang dari perantauan yang biasanya sengaja datang untuk menyaksikan gelaran pesta budaya sekura," ujarnya, Kamis (5/5/2022).
Sekura lain mengatakan momen pesta budaya sekura memang memberikan banyak hal positif, selain sebagai ajang mempererat tali silaturahmi juga sebagai momen untuk menambah penghasilan.
"Sebelumnya kita berjualan mainan anak-anak, sayuran dan lain nya, namun seiring berjalan nya waktu keunikan sekura ini bisa kita manfaatkan untuk mencari uang tambahan dengan membuka jasa foto bersama," tambahnya.
Gusti salah satu peserta yang berfoto bersama dengan sekura mengaku tidak keberatan dengan tarif yang diberikan oleh sekura, sebab pesta budaya tersebut hanya satu-satunya di Lampung Barat.
"Unik jarang-jarang di Lampung ada kegiatan meriah seperti ini, apa lagi sudah dua tahun ditiadakan jadi antusias kita untuk kembali menyaksikan gelaran pesta budaya ini sangat di tunggu-tunggu," jelasnya.
Ia yang merupakan warga asli Lampung Barat mengaku bangga dengan diadakan nya kembali gelaran pesta budaya tahunan sebab hal tersebut sebagai upaya mempertahankan budaya asli Bumi Sekala Bekhak.
"Semoga tahun-tahun kedepan kegiatan semacam ini semakin meriah dan lebih semarak lagi, agar lebih banyak lagi masyarakat yang mengenal budaya asli dari tanah Sekala Bekhak," tandasnya. (*)
Berita Lainnya
-
Sidang Lanjutan Kasus Ganja 987 Gram di PN Liwa, Terdakwa Mengaku Dijebak
Rabu, 13 Mei 2026 -
Dikeluhkan Warga, Camat BNS Pastikan Sanitasi di Sukajadi Segera Diperbaiki
Selasa, 12 Mei 2026 -
Sampah Lampung Barat Tembus 127 Ton per Hari, Sebagian Besar Belum Tertangani
Selasa, 12 Mei 2026 -
Proyek Sanitasi di BNS Lambar Diduga Asal Jadi, Warga Keluhkan Air Mati dan Tak Ada Septic Tank
Selasa, 12 Mei 2026








