• Sabtu, 16 Mei 2026

Berikut Ini Beberapa Langkah yang Dilakukan Polri untuk Antisipasi Lonjakan Arus Balik

Kamis, 05 Mei 2022 - 16.47 WIB
61

Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono ketika memberikan keterangan di Bakauheni. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono pantau arus balik lebaran 2022 di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan (Lamsel), Kamis (05/05/2022).

Dia melakukan pantauan udara secara langsung menggunakam helikopter di Pelabuhan Bakauheni dan ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Usai memantau, Komjen Pol Gatot menyampaikan, arus balik dari Pulau Sumatera ke Pulau Jawa sudah mulai mengalami peningkatan sejak H+2 Lebaran 2022 atau Rabu (04/05/2022) kemarin.

"Kalau kita lihat arus balik sehari yang lalu dibandingkan dengan arus balik sebelumnya tanggal 3 itu ada kenaikan. Tanggal 3 itu arus balik lebih kurang 8 ribu kendaraan kemudian tanggal 4 lebih kurang 15 ribu kendaraan yang sudah balik," katanya ketika memberikan keterangan.

Meski mulai mengalami peningkatan, kata dia, arus lalu lintas baik di JTTS dan jalan arteri masih terpantau normal dengan tidak adanya kemacetan atau penumpukan kendaraan.

"Jadi ada peningkatan arus balik, tapi alhamdulillah dari pantauan udara kita tadi, baik itu yang berada di tol Merak ke Jakarta kemudian tol Lampung kemudian Jalan Lintas Tengah dan Jalan Lintas Timur itu masih dalam keadaan normal walaupun dari sisi jumlah kendaraan yang balik ke Jawa mengalami peningkatan," jelasnya.

Wakapolri yang dilantik sejak awal tahun 2020 ini menyampaikan, Kepolisian dan Stakeholder terkait telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi dalam menghadapi lonjakan arus balik yang akan terus terjadi ini.

Kata dia, antisipasi yang dilakukan berupa menyiapkan tempat penjualan tiket online kapal Ferry di luar areal pelabuhan Bakauheni seperti di JTTS dan Jalan Arteri.

"Yang pertama bersama-sama jajaran dari ASDP, Jasa Raharja, jalan tol dan sebagainya menyiapkan penjualan tiket untuk naik kapal di rest area khususnya jalan tol kemudian juga di Jalan Lintas Timur dan Jalan Lintas Tengah," tuturnya.

Selain itu, kata dia, pelabuhan alternatif pun telah disiapkan dalam mengantisipasi arus balik 2022 ini yakni pelabuhan Panjang dan pelabuhan Bandar Bakau Jaya (BBJ).

"Apabila situasi itu sudah merah akan disiapkan juga dermaga BBJ, bahkan mulai sekarang juga disiapkan Dermaga Panjang kalau masyarakat mau lewat dermaga Panjang," jelasnya.

Dia menambahkan, kepolisian juga akan melakukan buka tutup jalan jika terjadi kemacetan panjang pada saat arus balik Lebaran 2022 ini.

"Pak kapolda dan jajaran juga sudah menyiapkan rest area tersebut untuk kendaraan menunggu disana apabila nanti sudah mencapai situasi merah, sehingga bisa menunggu dan akan diatur manajemen rekayasa lalu lintas. Manajemen rekayasa lalu lintas itu sudah disiapkan dengan cara buka tutup," ungkapnya.

"Jadi sudah ada upaya-upaya maksimal dilakukan, mudah-mudahan nantinya dengan upaya-upaya ini kemacetan bisa diminimalisir kemudian masyarakat yang akan balik dari Sumatera ke Jawa itu bisa merasakan aman nyaman dan sehat tentunya," harapnya. (*)


Editor :