BPOM Bandar Lampung Intensifkan Pengawasan Pangan Hingga Lebaran
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Bandar Lampung saat melakukan intensifkasi pengawasan pangan. Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bandar Lampung melakukan intensifkasi pengawasan pangan di sarana distribusi, pasar modern hingga pasar tradisional hingga menjelang lebaran.
Plt Kepala BPOM di Bandar Lampung, Zamroni mengungkapkan, upaya tersebut dilakukan guna melindungi kesehatan masyarakat Lampung dari peredaran produk pangan olahan yang tidak memenuhi ketentuan.
"Intensifikasi pengawasan pangan di sarana distribusi pangan dari hulu seperti di tingkat distributor sampai ke hilir yaitu ke toko, supermarket hingga pasar tradisional. Kegiatan ini dimulai dari tanggal 28 Maret sampai dengan 6 Mei 2022 yang dibagi dalam enam tahap dan saat ini sudah memasuki tahap 4," kata Zamroni, saat dimintai keterangan, Kamis (28/4/2022).
Hasil dari pengawasan tersebut, dari sebanyak 55 sarana yang terdiri dari 27 sarana distributor dan 28 sarana ritel, toko atau kios, sebanyak 45 sarana memenuhi ketentuan dan sisanya 10 sarana tidak memenuhi ketentuan.
"Sarana yang tidak memenuhi letentuan yaitu mengedarkan produk Tanpa Izin Edar (TIE). Terhadap produk yang TIE tersebut dilakukan pemisahan produk untuk tidak dijual lagi dan sarana akan mengembalikan produknya ke suplier," terangnya.
Selain melakukan pengawasan disarana distributor pihaknya juga akan melakukan pengawasan takjil di sejumlah titik strategis di wilayah Lampung yang biasa digunakan sebagai tempat penjualan takjil selama bulan ramadan.
Pengujian terhadap sampel tersebut dengan parameter uji bahan yang dilarang. Selanjutnya ditambahkan didalam produk pangan seperti Rhodamin B, Formalin, Borak dan Methanyl Yellow.
"Sampai saat ini telah dilakukan sampling takjil sebanyak 583 sampel dengan hasil ditemukan 1 takjil yang mengandung Rhodamin B. Rhodamin tersebut dapat menyebabkan iritasi di saluran pernafasan, iritasi kulit dan sebagai pemicu kanker," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : KEMENHUB BATASI LAJU ANGKUTAN BARANG JELANG MUDIK LEBARAN
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026








