Sungai di Bandar Lampung Tercemar Limbah Berbahaya, Begini Tanggapan Walikota Eva Dwiana
Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana, saat memberi keterangan kepada awak media. Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Ekspedisi Sungai Nusantara dari yayasan Ecoton Foundation menyebutkan ada 11 titik dari empat sungai utama di Lampung, saat ini telah tercemar mikroplastik serta zat kimia berbahaya lainnya. Hal itu, termasuk sungai Belau dan Kuripan di Bandar Lampung.
Menanggapi hal itu, Walikota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pihaknya belum mengetahui kabar adanya sungai di Bandar Lampung yang tercemar mikroplastik serta zat kimia berbahaya.
"Bunda belum tau malahan. Kalau menurut Bunda yah itu tadi mungkin yang daerah Pesisir, karena disana itu kan ada beberapa pabrik kalau gak salah, tapi kalau yang tengah kota insyaallah enggak," kata Eva, Senin (25/4/2022).
Hal itu jelasnya, lantaran sejak kemarin pemkot sedang gencarnya melakukan program bersih sungai, yang dilakukan setiap Sabtu dan Minggu.
BACA JUGA: Air Sungai di Bandar Lampung Banyak yang Tercemar Limbah Domestik
"Alhamdulillah dengan kita bersihkan sungai-sungai yang ada di kota bandar Lampung aman InsyaAllah," sambungnya.
Sementara kata Eva, ketika kemarin kejadian banjir, hal itu disebabkan banyak drainase yang besar tersumbat sehingga aliran air hujan tidak lancar.
Menurutnya, banyak sampah di dalam drainase ditemukan seperti ada bantal, ban dan lainnya yang masuk kedalamnya.
"Jadi air meluap luar biasa, makanya nanti kedepan kita
akan lebarkan lagi drainase. Bunda juga minta tolong kepada masyarakat mohon
kesabarannya," pintanya.
BACA JUGA: Miris! Sungai di Lampung Tercemar Mikroplastik dan Zat Kimia Berbahaya
Kemudian jelasnya, untuk air di daerah pesisir itu koordinasi sama provinsi karena bukan wilayah pihaknya.
"Itu kebijakan dari provinsi. Tapi Bunda juga minta tolong kalau ada mungkin sesuatu yang belum kita kerjakan bilang, nanti kita menyusuri semua (sungai) yang ada di kota Bandar Lampung," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : TIGA MOBIL KECELAKAAN LANTARAN SUPIR HILANG KONSENTRASI
Berita Lainnya
-
Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
Sabtu, 16 Mei 2026 -
Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra
Sabtu, 16 Mei 2026
Kemudian jelasnya, untuk air di daerah pesisir itu koordinasi sama provinsi karena bukan wilayah pihaknya.
"Itu kebijakan dari provinsi. Tapi Bunda juga minta tolong kalau ada mungkin sesuatu yang belum kita kerjakan bilang, nanti kita menyusuri semua (sungai) yang ada di kota Bandar Lampung," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : TIGA MOBIL KECELAKAAN LANTARAN SUPIR HILANG KONSENTRASI
- Penulis : Sri
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 16 Mei 2026Mahasiswa Universitas Teknokrat Lahirkan Inovasi PLTB Archimedes 3 Sudu untuk Penerangan UMKM Gunung Kunyit
-
Sabtu, 16 Mei 2026Istri Bripka Anumerta Arya Supena Bersyukur Kasus Cepat Terungkap
-
Sabtu, 16 Mei 2026Kenangan Rekan untuk Bripka Arya Supena, Polisi Baik yang Gugur saat Bertugas
-
Sabtu, 16 Mei 2026Perintah Kapolda Lampung Tembak di Tempat Pelaku Begal Tuai Pro dan Kontra








