• Senin, 27 Juni 2022

Bonus PON XX Papua Cair, Gubernur Arinal: Kita Akan Bangun Sport Center 120 Hektar

Rabu, 20 April 2022 - 12.44 WIB
121

Gubernur Arinal saat menyerahkan bonus secara simbolis kepada para atlet peraih medali pada PON XX Papua yang berlangsung di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (20/4/2022). Foto: Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, berpesan kepada seluruh atlet dan juga pelatih tetap semangat melakukan latihan guna menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan diselenggarakan di Aceh dan Sumatera Utara pada 2024 mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Arinal saat menyerahkan bonus secara simbolis kepada para atlet peraih medali pada PON XX Papua yang berlangsung di Mahan Agung Rumah Dinas Gubernur Lampung, Rabu (20/4/2022).

Arinal mengungkapkan jika bonus yang diberikan tersebut sebagai wujud apresiasi Pemprov Lampung kepada para atlet dan pelatih yang telah berhasil mengharumkan nama Lampung hingga kancah nasional.

"Terimakasih atas prestasi yang sudah di capai oleh semua atlet dan saya berpesan agar tetap semangat agar PON 2024 yang sudah dekat ini betul-betul dilakukan dan dipertahankan. Yang sudah bagus dipertankan dan dicari lagi bibit untuk menambah," kata Arinal.

Arinal juga berharap agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lampung melalui ketua Cabang Olahraga (Cabor) untuk melakukan persiapan dan latihan dari jauh hari agar dapat tampil semaksimal mungkin.

"Jadi jangan menjelang PON baru sibuk latihan dan setelah PON kembali menghilang. Supaya kita bisa memberikan yang maksimal maka harus latihan. Pusat cabor harus merinci mana saja yang bisa kita bina," terangnya.

Ia juga mengungkapkan jika pihaknya kedepan akan membangun sport center yang berlokasi di pintu tol Kota Baru, Lampung Selatan, seluas 120 hektar yang akan digunakan untuk tempat berlatih para atlet.

"Saya dukung penuh prestasi olahraga Lampung, untuk fasilitas latihan nanti akan disiapkan dan ada unsur kewenangan KONI. Semua cabor bisa latihan disitu tinggal disesuaikan saja dengan kebutuhan," terangnya.

Dikonfirmasi terpisah Ketua Umum KONI Provinsi Lampung, M. Yusuf Barusman, mengungkapkan jika atlet cabor peraih medali PON XX Papua totalnya Rp6,50 miliar, pelatih atau official cabor peraih medali Rp2,72 miliar.

Selanjutnya atlet cabor non medali PON sebesar Rp231 juta, pelatih cabor non medali PON sebesar Rp90 juta. Sehingga total sebesar Rp9,55 miliar.

"Untuk eksibisi juga dapat bonus dimana untuk peraih medali PON total Rp1,49 miliar, pelatih cabor peraih medali Rp668 juta dan total eksibisi Rp2,16 miliar. Sehingga total seluruhnya sebanyak Rp11,71 miliar," katanya.

Pada kesempatan tersebut ia juga mengungkapkan jika saat ini KONI terus berbenah untuk mencari bibit atlet berprestasi serta rutin melakukan latihan guna menghadapi PON tahun 2024 mendatang.

"Bicara prestasi ini butuh proses dan yang terlibat banyak baik pelatih, manajer, cabor, dan atlitnya juga semua harus bersinergi dengan baik. Secara  organisasi juga perlu ada kesamaan visi misi," terangnya

Ia juga mengungkapkan jika pihaknya terus menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat hal tersebut mengingat ada beberapa cabor yang memiliki pengurus besar atau federasi.

"Semua punya strategi dan untuk pelatihan jangka panjang kita sesuaikan dengan progam dari pusat. Semua yang jadi level daerah sudah disiapkan sementara untuk pusat itu menjadi kewenangan pemerintah pusat," tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : BEDAIN SNEAKERS ORIGINAL dan PALSU/KW - Owner Werken Store