• Jumat, 01 Juli 2022

Realisasi KUR Pesibar, Baru Satu Bank Penyalur Sampaikan Laporan

Senin, 18 April 2022 - 13.53 WIB
52

Ilustrasi

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Hingga Maret 2022 realisasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Pesisir Barat belum maksimal. Sebab baru ada satu bank penyalur yang melaporkan realisasi penyaluran KUR tersebut kepada pemkab setempat.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Pesisir Barat Ariswandi  mengatakan bank penyalur yang sudah menyampaikan laporan realisasi penyaluran KUR tersebut yaitu bank BRI Kanca Liwa.

Ia mengungkapkan ada 5 bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang ada di Pesisir Barat namun hingga Maret baru satu yang telah menyampaikan laporan realisasi penyaluran, sedangkan 4 bank lain nya hingga kini belum menyampaikan laporan.

"Yang belum menyampaikan laporan realisasi yaitu Bank BRI Unit Pasar Minggu, BRI unit Krui, BNI Kantor Cabang Pembantu Krui, dan Bank Pembangunan Daerah (BPD) Lampung kantor cabang pembantu Krui," jelas Ariswandi, Senin (18/042022).

Untuk realisasi yang telah di sampaikan Bank BRI Kanca Liwa Aris mengatakan sebesar Rp2,8 Miliar dari target realisasi Rp67,2 Miliar, sedangkan dari segmen mikro sebesar Rp8,08 Miliar dari target realisasi sebesar Rp63,185 Miliar.

"Kita menargetkan sebanyak 1400 debitur dari realisasi KUR Bank BRI Kanca Liwa, karena kita ingin masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan dana tersebut untuk mengembangkan usaha bagi para pelaku usaha di Negeri Para Sai Batin dan Ulama," jelasnya.

Oleh karena itu ia juga mendorong agar Bank penyalur yang belum menyampaikan laporan realisasi KUR agar segera menyampaikan kepada Pemerintah setempat, sebab hal tersebut penting guna melihat potensi penyaluran dana KUR terhadap pelaku usaha tersebut.

"Agar kita mengetahui berapa jumlah pengguna dana tersebut, serta mengetahui data pelaku usaha di wilayah kita untuk memudahkan kita dalam membantu mengembangkan dan memajukan usaha bagi para pelaku usaha itu sendiri, serta meningkatkan perekonomian masyarakat," terangnya. (*)

Video KUPAS TV : BANDAR Narkoba SASAR IBU RUMAH TANGGA