Puluhan Orang Diamankan Dalam Aksi di Kantor DPRD Lampung
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad saat dimintai keterangan.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Puluhan orang diamankan dalam aksi Aliansi Lampung Memanggil di halaman kantor DPRD Provinsi Lampung, pada Rabu (13/4/2022).
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad. Ia membenarkan bahwa pihaknya mengamankan puluhan orang.
"Ada 20 orang pelajar, 9 orang mahasiswa, dan sisanya masyarakat biasa. Tadi mereka (pelajar) masih berada di luar saat waktu jam belajar dan itu dilakukan pendataan, dari pendataan itu kita panggil orang tuanya," jelasnya.
Ia mengatakan, puluhan orang tersebut diamankan oleh pihak kepolisian untuk didata.
"Kita hanya lakukan pendataan, tidak ada yang ditahan, semua aspirasi sudah disampaikan melalui saluran yang baik dan diterima baik oleh pemerintah Provinsi Lampung," ucapnya.
Pandra mengatakan pengamanan tersebut dilakukan guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dalam aksi damai yang digelar di kantor DPRD Lampung.
"Ini kita lakukan untuk antisipasi hal hal yang tidak diinginkan saat aksi damai tersebut," tutupnya. (*)
Berita Lainnya
-
Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat 1 Kampus Swasta Terbaik di Lampung
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Bocah 9 Tahun di Bandar Lampung Tewas Tenggelam di Sungai
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Antisipasi Megathrust dan Ancaman Disintegrasi, Pemuda Katolik Digembleng di SPN Polda Lampung
Sabtu, 17 Januari 2026 -
Bangun Pabrik Rokok di Lampung Timur, HS Target Serap 3.000 Pekerja Termasuk Penyandang Disabilitas
Sabtu, 17 Januari 2026
- Penulis :
- Editor :
Berita Lainnya
-
Sabtu, 17 Januari 2026Universitas Teknokrat Indonesia Peringkat 1 Kampus Swasta Terbaik di Lampung
-
Sabtu, 17 Januari 2026Bocah 9 Tahun di Bandar Lampung Tewas Tenggelam di Sungai
-
Sabtu, 17 Januari 2026Antisipasi Megathrust dan Ancaman Disintegrasi, Pemuda Katolik Digembleng di SPN Polda Lampung
-
Sabtu, 17 Januari 2026Bangun Pabrik Rokok di Lampung Timur, HS Target Serap 3.000 Pekerja Termasuk Penyandang Disabilitas









