• Jumat, 01 Juli 2022

Kabupaten Tanggamus Mulai Dinilai Tim dari Bappenas Dalam Ajang PPD 2022

Senin, 11 April 2022 - 23.21 WIB
110

Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2022 Kementerian PPN atau Bappenas saat melakukan penilaian di Kabupaten Tanggamus, Senin (11/4/2022). Foto: Sayuti/kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tanggamus - Tim Penilai Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2022 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas mulai melakukan penilaian di Kabupaten Tanggamus, Senin (11/4/2022).

Tim penilai pusat terdiri dari Tim Penilai Independen (TPI) Tim Penilai Utama (TPU) dan Tim Penilai Teknis (TPT) Pusat mulai melakukan penilaian diawali di ruang rapat utama Sekretariat Daerah Kabupaten Tanggamus , Senin (11/4/2022).

Tim penilai diterima oleh diterima Bupati Tanggamus Dewi Handajani, Ketua DPRD Heri Agus Setiawan, Wakil Ketua I DPRD Tedi Kurniawan, Sekretaris Daerah Drs. Hamid Heriansyah Lubis, Kepala Bappelitbang Hendra Wijaya Mega.

Adapun rangkaian kegiatan diawali mengikuti penilaian tahap III PPD tahun 2022 secara virtual di ruang rapat utama Setdakab Tanggamus, dilanjut melihat kondisi beberapa Ambulance Pekon di halaman kantor bupati dan mobil Perpustakaan Keliling Bunda Literasi.

Lalu meninjau Pelayanan Kesehatan Lansia ( Program KLT) di Pekon Talang Rejo, Kecamatan Kotaagung Timur,  dan meninjau Program Unggulan Objek Wisata Air Terjun Way Lalaan bersama Tim Penilai Tahap III PPD Tahun 2022.

Bupati Tanggamus Dewi Handajani, dalam sambutannya ikut mendukung dan mengapresiasi diselenggarakannya penilaian ini, karena akan semakin memacu seluruh komponen di Kabupaten Tanggamus untuk menggali dan mengembangkan potensi daerah yang dimiliki.

"Dengan menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik, konsisten, komprehensif, terukur, dan dapat dilaksanakan untuk mencapai target pembangunan yang telah ditetapkan," kata Bupati Dewi.

Melalui forum itu juga lanjutnya, dapat memperoleh masukan yang berguna bagi perkembangan dan upaya pembenahan di waktu mendatang.

"Syukur Alhamdulillah, Kabupaten Tanggamus saat ini telah masuk Penilaian Tahap III Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2022 Tingkat Nasional. Untuk itu, Kami mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten Tanggamus mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kepercayaan dari seluruh jajaran Bappenas dan Tim Penilai, semoga Kabupaten Tanggamus dapat mengikuti verifikasi lapangan dengan baik dan lancar," terangnya.

OIeh karena itu, pihaknya terus melaksanakan sinergi berbagai program kolaboratif di bidang pendidikan, kesehatan dan perekonomian.

Seperti Program Semua Nisa Sekolah (SBS), dan baru-baru ini juga telah melaksanakan Program Semua Bisa Kuliah, yaitu hasil kerjasama Pemkab Tanggamus melalui Dinas Pendidikan dengan Perguruan Tinggi, khususnya bagi para Guru Sekolah dan Tenaga Kependidikan lainnya.

"Ini semua adalah upaya kami untuk peningkatan IPM Kabupaten Tanggamus," ujar Dewi.

Terkait dengan pelaksanaan Inovasi Pembangunan Daerah, terang Dewi, saat ini Kabupaten Tanggamus telah melaksanakan lebih dari 350 inovasi, sehingga tahun 2020 dan 2021 secara konsisten Kabupaten Tanggamus masuk kedalam Top 10 Innovative Government Award (IGA) 

"Pada penilaian PPD Tahun 2022 ini kami mengedepankan Inovasi 'Bumil Ceria' yang mulai dilaksanakan pada awal tahun 2020," ungkapnya.

Kebaruan atau novelty dari Inovasi 'Bumil Ceria' itu adalah layanan yang diberikan bukan hanya sebatas pelayanan ibu hamil sampai melahirkan dengan selamat.

Akan tetapi di integrasikan juga dengan upaya pencegahan stunting sejak ibu mengandung yang tumbuh kembangnya dipantau secara berkala.

Sehingga dengan pelaksanaan inovasi ini dapat mengoptimalkan penurunan Angka Kematian Ibu (AKI), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Prevalensi Stunting, disamping itu Inovasi  'Bumil Ceria' juga dikolaborasikan dengan 13 inovasi lain yang terkait dan disinergikan dengan Program Unggulan Daerah.

Hal itu diharapkan pada jangka panjang mampu meningkatkan kualitas SDM yang berdaya saing, sehingga Kabupaten Tanggamus dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

"Mohon doanya apa yang menjadi inovasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tanggamus mendapatkan apresiasi dari pemerintah pusat, dan ini merupakan komitmen kita bersama untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat," ucap Dewi.

Hari ini sudah dilakukan verifikasi dan tanya jawab dengan stakeholder dan besok akan dilaksanakan verifikasi lapangan. Bupati berharap bisa masuk di Lima besar.

"Tetapi yang terpenting program kami bisa memberikan manfaat bagi masyarakat, bisa menjadi indikator dan motivator apabila mendapatkan penghargaan dari pemerintah pusat, dan kita optimis masuk ke tingkat nasional," ujar Dewi.

Sementara Kepala Bappelitbang Kabupaten Tanggamus, Hendra Wijaya Mega mengatakan, kegiatan hari ini merupakan rangkaian penilaian 10 besar nasional Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD)  tahap III.

Dimana dalam penilaian ini poin kriteria penilaian 45 persen termasuk dalam ferivikasi lapangan yang akan dilaksanakan besok.

"Kami juga bersama Kepala BPS terkait dengan angka pengentasan kemiskinan angka IPM, dan juga yang menjadi fokus kita kedepan adalah penurunan angka stunting dari 29,86 persen menjadi 25 persen dengan adanya Inovasi 'Bumil Ceria'  berkolaborasi dengan 13 inovasi yang di adakan," terangnya.

Ia berharap semoga bisa berhasil dan terus menurunkan angka stunting dalam tahun depan mencapai 14 persen. Demikian juga pemerintah Kabupaten Tanggamus dengan program unggulan yang ada mendukung untuk Indonesia emas 2045.

"Kita juga punya program program unggulan termasuk juga dalam sektor pariwisata," kata Hendra.

Hendra menambahkan, program unggulan yang akan masuk ketiga besar tingkat nasional adalah program Bumil Ceria, artinya program ini berkolaborasi dengan 13 program Inovasi yang ada.

Hal itu juga menjadi apresiasi dari tim juri karena biasanya satu inovasi berdiri sendiri, dan diharapkan dengan program Ibu Hamil cerdas  inisiatif dan aman (Bumil Ceria) bisa menurunkan angka kematian ibu dan anak. 

"Ini menjadi bagian inovasi dalam kita mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Tanggamus khususnya dalam mendorong angka kematian stunting," lanjutnya.

Hendra pun mengaku optimis dengan tiga besar Nasional dengan data yang didukung dari BPS terkait hal-hal apa yang harus dilakukan dan dengan dukungan dari semua dunia usaha.

"Pers juga dan menjadi motivasi kami Pemda Kabupaten Tanggamus untuk terus melangkah dan mempromosikan potensi apa apa saja yang ada di Tanggamus," pungkas Hendra.

Hadir juga pada kegiatan tersebut, para Asisten, Kepala OPD terkait, Ketua Tim Penggerak PKK Sri Nilawati Syafi'i, Ketua Dharma wanita/GOW Ny. Nuraini Lubis, Camat, Kepala Pekon Penanggungan Gunung Alip, Pimpinan Instansi Vertikal/ BUMN/ BUMD/Swasta se-Kabupaten Tanggamus, unsur perguruan tinggi, tokoh pemuda, dan insan pers

Hadir langsung Tim Penilai Independen Ir. Syahrial Loclan, Mcp., Prof.Ir Tommy Firman.M. SC., Avanti Pontana, Ph. D.

Sementara hadir secara Virtual Prof. Dr. Ir. Hermanto Siregar, Akhmad Misbakhul Khasan, Dr. Hayati Sari Hasibuan.  Dan Tim Penilai Utama/ Moderator : Dr. Ir. Arif Haryana. M. SC., Dr.Ir. Suprayoga Hadi, MSP.  Tim penilai Teknis: Bimo Fakhrizal Arvianto, Dewi Nurlina, SE. (**)