Warga Palas Lamsel Ditemukan Meninggal Gantung Diri
Ilustrasi
Kupastuntas.co,
Lampung Selatan - Seorang pria warga Kecamatan Palas Lampung Selatan (Lamsel)
ditemukan gantung diri di 'Blandar' rumah atau susunan balok rumah yang baru
dibangun, Minggu (10/04/2022) sekira pukul 05.00 WIB.
Pria
itu berinisial M (41). Dia ditemukan pertama kali dalam posisi gantung diri dengan
menggunakan tali jenis Nilon di Blandar rumah.
Kapolsek
Palas Iptu Edi Suandi mengatakan, korban pertama kali ditemukan sudah tidak
bernyawa oleh anak kandungnya berinisial E.
"Anak
korban mencari orangtuanya didalam rumah tidak ada, kemudian mencari diluar
rumah dan menemukan orang tuanya sudah gantung diri di samping rumahnya di atas
Blandar Rumah yang baru di bangun," katanya.
Dia
menerangkan, setelah diturunkan dari tali yang menjerat leher, korban kemudian
dilakukan visum dibagian luar oleh Tim medis Puskesman Palas.
Dari
hasil pemeriksaan, terdapat tanda-tanda yang memperkuat dugaan korban nekat
mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.
"Tidak
ditemukan adanya tanda kekerasan, kemudian dibagian leher terdapat bekas
jeratan tali dan lain-lain," jelasnya.
"Pihak
Korban menerima bahwa kejadian tersebut adalah Musibah dan benar meninggal
karena gantung diri sehingga tidak bersedia dilakukan tindakan Autopsi serta
membuat surat pernyataan menolak dilakukan Autopsi," lanjutnya.
Berdasarkan
keterangan keluarga korban, lanjut Kapolsek Palas, korban sebelumnya mengidap
penyakit komplikasi dan dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar SKM
Kalianda.
"Korban sebelumnya dirawat di RSUD Bob Bazar Kalianda dikarenakan mengidap penyakit komplikasi. Almarhum kemudian meninggalkan Rumah Sakit tanpa sepengetahuan petugas medis," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : Detik-detik evakuasi honda brio masuk jurang di tugu duren sukadanaham
Berita Lainnya
-
Polisi Ringkus Pelaku Curat di Katibung Lamsel, Satu Pelaku Masuk DPO
Sabtu, 02 Mei 2026 -
Korupsi Dana Desa, Kades Bangunan Lampung Selatan Dijebloskan ke Penjara
Rabu, 29 April 2026 -
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Soroti Tantangan Siswa Beragam Latar Belakang
Minggu, 26 April 2026 -
Api Lahap Bangunan Pesantren di Palas Lamsel, Kerugian Capai Rp 50 Juta
Jumat, 24 April 2026








