• Senin, 27 Juni 2022

Pertalite Sulit Ditemukan di SPBU Tanggamus, Tapi Menjamur di Pedagang Eceran

Selasa, 05 April 2022 - 17.47 WIB
89

Ilustrasi

Kupastuntas.co, Tanggamus - Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite sulit ditemukan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Tanggamus, setelah kenaikan harga pertamax yang berlaku awal April lalu.

Anehnya, BBM jenis pertalite sangat mudah didapat di sejumlah Pertamini atau pengecer yang berada di sepanjang jalan di wilayah Kabupaten Tanggamus.

Para pengecer ini secara terang-terangan menjual pertalite dengan harga Rp10.000 per liter, sedangkan harga resmi di SPBU BBM jenis pertalite dijual dengan harga Rp7.650 per liter.

Di Kecamatan Kotaagung misalnya stok BBM yang tersedia di SPBU Jalinbar Way Tuba Kelurahan Kuripan, hanya menjual BBM jenis pertamax. Sementara Petralite dan solar tidak tersedia.

Hal itu membuat sejumlah pengendara yang stok BBM di tangki kendaraannya mulai kosong, terpaksa membeli pertalite di Pertamini atau pedagang eceran dengan harga tinggi.

"Tadinya mau mengisi petralite di SPBU, tetapi mulai dari Kecamatan Wonosobo, Kotaagung Timur sampai Kota Agung, petralite kosong di SPBU," kata Bagas, pengendara sepeda motor, saat ditemui disebuah Pertamini di kawasan Way Tuba Kelurahan Kuripan.

Bagas mengatakan pada awalnya sepeda motor gedenya selalu menggunakan BBM jenis pertamax, tetapi sejak kenaikan pertamax, ia pun memutuskan beralih menggunakan pertalite, yang harganya jauh lebih murah.

"Dalam sehari dua hari kemarin, stok BBM pertalite masih ada di SPBU. Tetapi dua hari ini mulai sulit kami mendapatkannya," kata dia.

Di Tanggamus banyak warga pemilik kendaraan yang biasa menggunakan BBM jenis pertamax harus rela beralih menggunakan BBM jenis pertalite 

Kesulitan mendapatkan pertalite juga dirasakan Yudi Anafika (30), seorang sopir travel Tanggamus-Jakarta. Menurutnya, tiga SPBU disepanjang Jalan Lintas Barat Tanggamus yang ia datangi, ternyata stok pertalitenya kosong.

"Tapi Alhamdulillah saya dapat pertalite di SPBU di Jalinbar Pekon Kampung Baru, Kecamatan Kotaagung Timur, dekat pemda," kata dia. (*)

Video KUPAS TV : Korban robot trading ATG 5.0 laporkan Wahyu Kenzo Ke Polda Lampung