Awal Ramadan, Jasa Penukaran Uang Baru di Metro Belum Terlihat
Sejumlah pegawai Kantor Pusat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Eka Bumi Arta di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur saat melayani nasabah. Foto: Arby/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Metro - Jika sebelumnya fenomena jasa penukaran uang baru berbagai pecahan mulai terlihat sebulan sebelum lebaran, kini penampakan tersebut belum juga ditemukan di awal Ramadan.
Dari penelusuran Kupastuntas.co, penyedia jasa penukaran uang keliling dan Bank-bank kenamaan di Kota setempat juga belum terlihat memfasilitasi nasabah maupun warga nya yang melakukan penukaran uang untuk kebutuhan lebaran.
Ipung (35), salah seorang warga Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur menyampaikan bahwa fenomena jasa penukaran uang di awal Ramadan terakhir terlihat pada 2019 silam.
"Yang penukaran uang itu ya, sudah lama itu tidak terlihat. Seingat saya, 2019 terakhir saya lihat ada penukaran uang tapi di awal-awal ramadhan. Kalau selama pandemi Covid-19 ini belum kelihatan di awal puasa, kemungkinan nanti pas pertengahan puasa baru ramai," ucap Ipung, Senin (4/4/2022).
Ipung juga mengungkapkan bahwa di tahun-tahun sebelumnya antrean kendaraan penyedia jasa penukaran uang terlihat di sepanjang Jalan Ahmad Yani Metro.
"Ya biasanya di sepanjang jalan ini ramai yang menukar uang. Di pasar, juga di bank-bank rame. Kalau saat ini sepertinya belum terlihat, tapi nanti pasti ada," ujarnya.
Sementara Bank di Metro juga belum dapat menerima penukaran uang berbagai pecahan untuk kepentingan lebaran. Salah satunya ialah Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Eka Bumi Arta.
Bank Eka tersebut hingga kini belum menerima penukaran uang pecahan untuk kebutuhan Ramadhan maupun Idul Fitri 1443 Hijriah. Hal tersebut disebabkan oleh belum adanya stok uang pecahan.
"Mandat belum turun, stok masih kosong, dan kemungkinan dua pekan ke depan sudah ada kabar baik untuk nasabah. Untuk pelayanan penukaran uang pecahan ribuan, puluhan, sampai ratusan ribu hanya terbatas untuk nasabah sendiri," terang Kanit Operasional Bank Eka Metro, Dewi Fury.
Dewi juga menjelaskan bahwa BPR tidak memiliki kewenangan untuk melakukan penukaran secara langsung sesuai dengan aturan Bank Indonesia (BI).
"Kalaupun Bank Eka melakukan penukaran uang, itu biasanya kita hanya membantu nasabah yang butuh, hanya internal. Karena Bank Eka bukan bank yang ditunjuk dari BI," ujarnya.
Sampai saat ini, Dewi mengungkapkan, terkait jasa penukaran belum mendapatkan informasi lebih lanjut dari Bank Indonesia (BI) maupun para koresponden. Ia berharap ada kabar baik kepada nasabah Bank Eka dua pekan yang akan datang.
"Tapi sementara ini, kita belum dapat sinyal dari bank umum penyedia. Karena kita BPR ya, tidak bisa tukar langsung ke BI, kami dengan para bank koresponden kami seperti BNI, BCA, yang ada hubungan kerja dengan Bank Eka akan tuker. Mungkin minggu-minggu kedua, Insya Allah. Tapi terbatas ya, sangat terbatas," jelasnya
Dewi menerangkan bahwa kegiatan penukaran uang disediakan terbatas dengan mekanisme satu pack per nasabah.
"Kita per nominal itu maksimal satu gepok sebanyak 100 lembar. Biar dapat semua rata, pecahan Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, untuk Rp75.000 juga ada dan Rp100.000," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : HARGA NORMAL MINYAK GORENG DIKELUHKAN WARGA
Berita Lainnya
-
Ratusan Warga Jadi Korban Jalan Rusak di Kota Metro, Ini Kata DPRD dan Pengamat
Selasa, 12 Mei 2026 -
Berlubang dan Membahayakan, Warga Gotong Royong Timbun Jalan Rusak di Metro Barat
Selasa, 12 Mei 2026 -
Tagih Janji Pemkot, PDI-P Kawal Tuntutan Petani Korban Banjir di Metro Selatan
Senin, 11 Mei 2026 -
Bertahun-tahun Jadi Kubangan Bahaya, Jalan Pattimura Akhirnya Diperbaiki Pemprov Lampung
Senin, 11 Mei 2026








