Pemasangan Gorong-gorong Jalan Ryacudu Kota Balam Dianggarkan Rp16 Miliar

Kepala Dinas Bina Marga dan Bina konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi Sukmana. Foto: Dok Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Pemerintah
Provinsi (Pemprov) Lampung menganggarkan dana sebesar Rp16 miliar untuk
pemasangan gorong-gorong di Jalan Mayjen Ryacudu Kota Bandar Lampung.
"Untuk pemasangan gorong-gorong di jalan
Ryacudu anggaran sekitar Rp16 miliar dan akan dikerjakan tahun ini. Nantinya
akan ada kanal yang dimanfaatkan untuk menampung air nya," kata Kepala
Dinas Bina Marga dan Bina konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung, Febrizal Levi
Sukmana, saat dimintai keterangan, Minggu (3/4/2022).
Ia melanjutkan, pemasangan gorong-gorong
tersebut direncanakan akan ditender pada bulan April mendatang sehingga ketika
memasuki musim penghujan jalan tersebut tidak lagi terdapat genangan air.
"BMBK sudah menyelesaikan Sistem Informasi
Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) 100 persen. Sehingga sudah terlihat jelas mana
saja yang akan ditender. Salah satunya gorong-gorong Ryacudu di April
nanti," kata dia.
Sementara itu Anggota Komisi IV DPRD Provinsi
Lampung, Okta Rijaya, mengungkapkan jika pemda setempat harus menaruh perhatian
khusus terhadap jalan Ryacudu yang dinilai sebagai wajah Provinsi Lampung.
"Jalan Ryacudu ini sebagai bentuk wajah
Provinsi Lampung karena kendaraan banyak yang melintas ketika akan memasuki
gerbang tol Kota Baru. Maka memang harus diperhatikan," kata Okta.
Ia melanjutkan, selain fokus terhadap
pembangunan jalan ia juga meminta kepada Pemprov Lampung untuk memperhatikan
degradasi jalan yang setiap tahunnya bisa mencapai 4 persen.
"Guna menghindari degradasi ini harus ada
pemeliharaan secara rutin. Tidak hanya fokus terhadap pembangunan jalan yang
rusak saja. Namun degradasi yang diperkirakan bisa mencapai 4 persen setiap
tahunnya juga perlu diperhatikan," terangnya.
Menurutnya, guna merawat jalan yang mengalami
degradasi tersebut maka Pemprov Lampung dapat memanfaatkan dana Corporate
Social Responsibility (CSR) dari perusahaan yang ada di Lampung.
"Terlebih perusahaan yang menggunakan jalan provinsi sebagai jalan utama kendaraan dari perusahaan tersebut. Maka ajak mereka untuk ikut merawat karena kendaraan perusahaan ini kan besar-besar dan muatannya banyak," tutupnya. (*)
Video KUPAS TV : PELAKU TIPU MENIPU MODUS COD DITANGKAP TIM GABUNGAN ANTI BANDIT
Berita Lainnya
-
Program Pemutihan Pajak Kendaraan Sumbang 262 Miliar
Jumat, 29 Agustus 2025 -
Dilaporkan ke Polda Lampung, Dokter Billy Rosan Ingin Mediasi dengan Pasangan Sandi dan Nida
Kamis, 28 Agustus 2025 -
Kejari Bandar Lampung Tahan Cahyadi Kurniawan dalam Kasus Korupsi Kredit BNI Griya
Kamis, 28 Agustus 2025 -
6.800 Hektare Tanaman Kopi di Lampung Tua dan Rusak, Disbun Kembangkan Inovasi Sistem Pagar
Kamis, 28 Agustus 2025