Tabrakan Motor dan Truk di Lamtim Tewaskan Satu Orang, Sopir Kabur
Anggota Satlantas Polres Lampung Timur saat di TKP. Foto: Yugo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur - Terjadi kecelakaan di Jalan Lintas Timur Kecamatan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, yang mengakibatkan satu orang tewas, Rabu (30/03/2022) sekira pukul 13.44 WIB.
Kecelakaan tersebut melibatkan motor Yamaha Mio Z bernopol BE-8859-PZ dengan truk Colt Diesel bernopol BE-9422-NU..
Kanit Gakkum Satlantas Polres Lampung Timur Aipda Ferdy Chandra membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan korban meninggal yakni Rio yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Z berboncengan dengan adiknya Rima.
"Kedua remaja itu melaju dari arah Kecamatan Sukadana menuju Kecamatan Labuhanratu. Tanpa diduga sebuah truk melaju dari arah berlawanan," kata Ferdy, saat dikonfirmasi.
Menurut dari keterangan saksi yang didapat, truk tersebut sebelumnya menyalip mobil lain. "Belum sempat menyalip terpergok dengan sepeda motor yang dikendarai korban, seketika itu terjadi tabrakan," ujarnya.
Sampai saat ini, pengemudi truk belum diketahui identitasnya, karena setelah terjadi kecelakaan, sopir truk langsung melarikan diri dan masih dalam pengejaran.
"Kami belum tahu identitas sopirnya, entah benar-benar kabur atau menyembunyikan diri karena takut dengan massa. Yang pasti masih kami cari keberadaan sopir maut itu,"jelasnya.
Kejadian tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di TKP guna mencari informasi lebih lanjut.
"Kami juga masih melakukan pemeriksaan kepada saksi saksi, untuk mencari tahu kronologis peristiwa yang sebenarnya," pungkasnya.
Untuk diketahui, korban meninggal dunia atas nama Rio Adi Saputra (17). Sementara korban luka ringan adalah Rima Adi Saputri (15), adik dari Rio. (*)
Video KUPAS TV : TRUK BUAH TABRAK LUBANG PERBAIKAN JALAN TOL LAMPUNG
Berita Lainnya
-
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024



