Water Barrier di Simpang Masjid Agung Kalianda Kembali Terpasang
Water Barrier atau pembatas jalan di Simpang Simpur atau Simpang Masjid Agung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan (Lamsel) kembali terpasang. Foto : Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Water Barrier atau pembatas jalan di Simpang Simpur atau Simpang Masjid Agung, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan (Lamsel) kembali terpasang.
Sebelumnya, Water Barrier di titik yang termasuk dalam rawan kecelakaan itu hanya tersisa 3 unit dari total pemasangan awal sebanyak belasan unit.
Water Barrier itu merupakan alat yang digunakan petugas untuk melakukan rekayasa lalu lintas di lokasi tersebut untuk mengurangi resiko kecelakaan.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Lamsel AKP Jonnifer Yolandra mengatakan, sebanyak 15 Water Barrier kembali dipasang di Simpang Masjid Agung tersebut. "Dipasang 15 unit, kemarin," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lamsel, M. Darmawan menambahkan, pihaknya pun akan memasang lampu jalan di lokasi tersebut.
Karena penyebab berkurangnya Water Barrier di Simpang Simpur itu salah satunya adalah kerap ditabrak oleh pengendara pada malam hari lantaran kondisinya gelap tidak ada penerangan. "Insha Allah nanti kita pasang lampunya," tutur dia.
Salah seorang pengendara roda dua yang kerap melintasi Simpang Masjid Agung, Teuku mengaku sangat terbantu dengan adanya pembatas jalan tersebut.
Dia berharap para pengguna jalan lainnya pun dapat selalu memperhatikan Water Barrier tersebut sebelum memasuki kota Kalianda supaya tidak terjadi kecelakaan.
"Sangat terbantu kita kalau ada ini, enggak bingung kalau mau masuk kedalam. Mudah-mudahan enggak ditabrak-tabrak lagi kalau malam," katanya. (*)
Berita Lainnya
-
Polisi Ringkus Pelaku Curat di Katibung Lamsel, Satu Pelaku Masuk DPO
Sabtu, 02 Mei 2026 -
Korupsi Dana Desa, Kades Bangunan Lampung Selatan Dijebloskan ke Penjara
Rabu, 29 April 2026 -
Mensos Tinjau Sekolah Rakyat di Natar, Soroti Tantangan Siswa Beragam Latar Belakang
Minggu, 26 April 2026 -
Api Lahap Bangunan Pesantren di Palas Lamsel, Kerugian Capai Rp 50 Juta
Jumat, 24 April 2026








