FK Unila Ulas Neurotrauma, Dekan Prof Dr Dyah Harap Mahasiswa Update Terhadap Perkembangan Ilmiah
Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) menggelar Webinar mengulas Neurotrauma atau ilmu bedah syaraf terkini di era pandemi Covid-19, yang berlangsung hibrid, Kamis (10/3/2022). Foto: Ist.
Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Lampung (Unila) menggelar Webinar mengulas Neurotrauma atau ilmu bedah syaraf terkini di era pandemi Covid-19, yang berlangsung hibrid, Kamis (10/3/2022).
Dalam Webinar tersebut, Fakultas Kedokteran Unila mengundang spesialis bedah syaraf Prof. Ahmad Fareid.
Dekan FK Unila Prof. Dr. Dyah Wulan Sumekar RW, S.K.M., M.Kes. menjelaskan, webinar ini merupakan sarana penunjang pengembangan ilmu pengetahuan kedokteran.
"Diharapkan dapat dimanfaatkan para mahasiswa kedokteran, dokter umum, dan dokter spesialis, guna tetap update terhadap perkembangan ilmiah terbaru," kata Dekan.
Selain itu lanjutnya, juga berguna untuk menjaga wawasan ilmiah sekaligus meningkatkan kompetensi baik dalam konsep epidemiologi, patofisiologi, diagnosis terapi, dan preferensi berbagai penyakit.
Ada pun pemilihan tema Neurotrauma Management at Pandemic Covid-19 menurutnya karena kasus keadilan dan angka populasi kasus di Indonesia cukup tinggi.
Hal ini juga menjadi isu nasional yang strategis untuk diikuti dan dikembangkan.
Narasumber lainnya yakni dr. Muhamad Yunus, Sp.BS., dan dr. Bambang Eko Subekti, Sp., An., KNA. Kegiatan turut dihadiri perwakilan RSUD Abdul Moeloek, para wakil dekan, ketua prodi, dan dosen di lingkungan Unila. (**)
Berita Lainnya
-
Bantah Isu Ilegal dan Dana Rp 700 Juta, Yayasan Siger Tegaskan Misi Selamatkan 1.729 Anak Putus Sekolah di Bandar Lampung
Sabtu, 24 Januari 2026 -
BBM Lokal Sudah Euro 5, Pakar Dorong SPBU Swasta Serap Produksi Dalam Negeri
Jumat, 23 Januari 2026 -
Eks Napiter Minta Polda Lampung Tindak Tersangka Jaringan Teroris yang Masih Bebas
Jumat, 23 Januari 2026 -
Delapan Desa di Lampung Selatan Sepakat Gabung ke Bandar Lampung
Jumat, 23 Januari 2026









