Warga Kalianda Meninggal Dunia Setelah Divaksin Covid-19 di Kantor Pos Kalianda Usai Antre Bansos
Jenazah Kartini (70) di RSUD Bob Bazar SKM Kalianda. Foto : Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Seorang warga Desa Agom, Kecamatan Kalianda Lampung Selatan (Lamsel) Kartini (70), meninggal dunia usai mengantre pengambilan bantuan sosial (bansos) BPNT di Kantor Pos Kalianda, Kamis (03/03/2022) sekira pukul 10.30 WIB.
Dari informasi yang berhasil dihimpun kupastuntas.co, Kartini (70) meninggal dunia setelah terjatuh ketika akan naik sepeda motor untuk pulang sesaat menerima bantuan. Dia sempat dilarikan ke RSUD Bob Bazar SKM Kalianda sebelum dinyatakan meninggal dunia oleh tim dokter.
Sebelum terjatuh, ternyata Kartini (70) melakukan vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Kantor Pos Kalianda yang merupakan syarat pengambilan bansos.
Vaksinasi itu diberikan oleh Tim Vaksin Presisi Polres Lamsel di Kantor Pos Kalianda.
Salah seorang warga sekitar Kantor Pos Kalianda, Irul mengatakan, Kartini (70) terjatuh ketika akan naik sepeda motor tepat disamping toko miliknya yang berada di depan kantor Pos Kalianda.
Dia mengatakan, lansia itu sempat mencoba bangun dan terjatuh kembali lalu pingsan.
"Pas naik motor itu mungkin kakinya enggak sampai kemudian jatuh duduk. Pas mau bangun jatuh lagi terus kita bangunin, pas dibangunin itu megangin pinggang mungkin sakit," katanya.
"Pas kita bangunin itu matanya naik keatas. Karena kondisi panas, kami bawa ke pinggir dan enggak lama petugas dari sana datang, langsung diperiksa segala macam abis itu dibawa ke RS naik mobil," lanjutnya.
Dia menjelaskan, Kartini (70) telah mengambil bansos di kantor Pos Kalianda sebelum terjatuh di dekat tokonya.
"Perkiraan itu setengah 11 kejadiannya. Enggak lama keluarganya kesini ambil motor itu ngomong udah meninggal," jelasnya.
Tenaga kesehatan RSUD Bob Bazar SKM Kalianda, dr. Rosi menyatakan, keadaan Kartini (70) sudah sangat lemah dengan denyut jantung dan nafas yang tidak stabil ketika tiba di Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD Bob Bazar.
Saat itu, kata dia, korban sempat dilakukan Resusitasi jantung paru (RJP) untuk memacu jantung dan ternyata korban tetap tidak tertolong.
"Masih ada, cuman denyut jantungnya udah jelek gitu. Di RJP 2 siklus langsung enggak ada. Yang bisa kita lakukan RJP itu tadi," katanya.
Dia menyebutkan, Kartini diduga meninggal dunia lantaran terjadinya penghentian denyut jantung. Menurutnya, vaksinasi yang dilakukan di kantor Pos Kalianda tidak memiliki dampak kepada kesehatan Kartini lantaran sudah dosis kedua.
"Penghentian denyut jantung, kalau mau lebih lanjut harus pemeriksaan forensik. Dia itu vaksin kedua, seharusnya enggak dampak. Yang pertama dia sehat kan, yang kedua mungkin penyebab lain," jelasnya
Hingga berita ini diturunkan, tenaga kesehatan yang memberikan vaksinasi di Kantor Pos kalianda ketika didatangi enggan berkomentar terkait adanya peristiwa tersebut.
Dari pantauan Kupastuntas.co di Kantor Pos Kalianda, terlihat ratusan orang rela mengantre untuk mendapatkan bansos sebesar Rp 600 ribu tanpa menerapkan protokol kesehatan.
Bahkan, kerumunan anteran pengambilan bansos itu hampir menutup jalan yang berada di depan kantor pos kalianda sehingga mengganggu pengendara yang akan lewat. (*)
Video KUPAS TV : BESI GORONG GORONG DIGASAK MALING
Berita Lainnya
-
Waspada Buaya di Pantai Merak Belantung Lamsel
Jumat, 15 Mei 2026 -
Tujuh Hari Tak Ditemukan, Pencarian Nelayan Korban Tabrak Kapal Kargo di Lampung Dihentikan
Selasa, 12 Mei 2026 -
Triwulan I 2026 PAD Lampung Selatan Tembus Rp 66,8 Miliar, Pajak Daerah Jadi Penopang Utama
Selasa, 05 Mei 2026 -
Perahu Ditabrak Kapal Kargo, Satu Nelayan Hilang di Perairan Kalianda Lamsel
Selasa, 05 Mei 2026








