• Minggu, 03 Juli 2022

Diduga Akibat Korsleting, Dua Rumah di Pesibar Terbakar

Senin, 28 Februari 2022 - 21.19 WIB
66

Kondisi rumah Misnan dan Manap yang sudah rata dengan tanah akibat terbakar. Foto : ist.

Kupastuntas.co, Pesisir Barat - Diduga akibat korsleting arus pendek listrik, dua rumah di Pekon (Desa) Gedung Cahya Kuningan Kecamatan Ngambur rata di lahap si jago merah.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15:30, api tersebut melahap rumah milik warga bernama Manap dan Misnan.

Plt. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Kasat Pol-PP Damkar) Pesisir Barat Cahyadi Muis mengatakan peristiwa tersebut terjadi sangat cepat sebab rumah yang terbakar terbuat dari material kayu yang sangat mudah terbakar.

"Api sangat cepat menghabiskan material rumah yang terbuat dari kayu, sehingga belum sempat tim tiba di lokasi api sudah melahap habis kedua rumah milik warga setempat tersebut," ujarnya, Senin (28/2/2022).

Proses pemadaman sempat di lakukan oleh warga setempat namun karena peralatan yang kurang memadai menyebabkan api membesar dan menghabiskan rumah beserta isinya tersebut.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran itu namun kerugian di taksir mencapai puluhan juta Rupiah," tandasnya.

Terpisah peratin (Kepala Desa) setempat Faizal Hakim mengatakan kronologis kejadian bermula saat saksi bernama Erna melihat adanya api di belakang rumah korban Misnan.

"Melihat adanya api yang berasal dari dapur korban saksi lantas berteriak dan meminta pertolongan kepada masyarakat setempat," ucapnya.

Karena rumah korban Masnan terbuat dari kayu menyebabkan kobaran api sangat cepat merambat dan menghanguskan rumah serta menyambar rumah milik Ngatini yang juga terbuat dari kayu dan papan yang sangat mudah terbakar.

Pukul 16:00 pemadam sempat datang untuk membantu memadamkan api namun karena api sangat cepat membesar sehingga pada saat pemadam tiba di lokasi kedua rumah sudah rata dengan tanah.

"Dugaan sementara akibat korsleting listrik dari rumah Misnan, tidak ada korban jiwa namun kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah, dan korban saat ini telah di evakuasi di rumah tetangga yang tidak jauh dari lokasi kejadian," pungkasnya. (*)