Berjam-jam Terombang-ambing di Perairan Pulau Mundu Lamtim, 5 Nelayan Berhasil Dievakuasi
Tampak 5 nelayan sesaat setelah berhasil diselamatkan pihak Basarnas. Foto: Yugo/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Timur -
Nasib baik masih dimiliki oleh 5 orang nelayan asal Kecamatan Bakauheni,
Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel).
Mereka berhasil selamat setelah
berjam-jam terombang-ambing menggunakan box ikan plastik karena kapal yang
digunakan untuk mencari ikan tenggelam di Perairan Pulau Mundu Kabupaten
Lampung Timur.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Pos
SAR atau Badan 'Search And Rescue' Nasional (Basarnas) Bakauheni, Denny Mezu.
Ia mengatakan 5 orang nelayan itu yakni Rusdi (38), Ji’i (38), Saiful (39),
Hasyim (50) dan Aomong (69).
Dia menjelaskan, kapal nelayan asal
Lamsel itu tenggelam akibat dihantam cuaca buruk pada Selasa (22/02/2022)
sekira pukul 01.45 WIB.
"Pukul 01.45 WIB kejadiannya,
itu karena cuaca buruk sehingga membuat kapal mereka tenggelam,"ujarnya
saat dikonfirmasi lewat WhatsApp. Selasa, (22/02/2022) Malam.
Lanjutnya, 5 nelayan itu mencoba
bertahan dengan terus memeluk box ikan atau tempat ikan dan akhirnya pada pukul
07.30 WIB mereka pun terlihat oleh ABK Tugboat (TB) Global Mandiri XI / SKU II.
"Perwira jaga TB Global Mandiri
XI menemukan benda yang mengapung pada posisi melintang Pulau Segama, setelah
diteropong dan diamati benda tersebut adalah 5 orang nelayan yang mengapung
dengan bantuan box ikan plastik,"tuturnya.
Denny menjelaskan setelah itu, ABK
TB Global Mandiri XI pun mendekat ke para nelayan itu dan memberikan
pertolongan dengan langsung dinaikkan keatas kapal.
"Kami terima laporan dari Capt
TB Global Mandiri XI itu pukul 08.50 WIB. Setelah itu kami langsung melakukan
persiapan untuk mengevakuasi 5 nelayan tersebut,"jelasnya.
Dengan menggunakan kapal RIB 02
Basarnas Lampung, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polairud Polda
Lampung dan Polairud Polres Lamsel pun langsung menuju ke titik penemuan
nelayan oleh TB Global Mandiri XI.
"Setelah tiba di lokasi, kami
langsung memindahkan 5 nelayan itu ke RIB 02 Basarnas Lampung dan langsung kembali
ke Dermaga Muada Piluk Bakauheni,"ujarnya.
"Alhamdulillah korban selamat dan telah kami serahkan ke pihak keluarga," pungkasnya. (*)
Video KUPAS TV : KEBAKARAN DI GARUNTANG, 40 PERSONIL DAN 7 MOBIL DAMKAR DIKERAHKAN
Berita Lainnya
-
Prabowo Siapkan Banpres Bangun Pagar di Way Kambas, Redam Konflik Gajah dan Warga
Jumat, 13 Maret 2026 -
Usai Tembak Teman Saat Main Kartu, Pemuda di Lampung Timur Menyerahkan Diri ke Polisi
Kamis, 12 Maret 2026 -
Petani Was Was Harga Gabah Anjlok Rp 4.500 per Kg di Lampung Timur
Selasa, 02 April 2024 -
Jerit Nelayan di Kuala Penet Lamtim Tidak Pernah Nikmati Solar Subsidi
Selasa, 02 April 2024



