• Minggu, 03 Juli 2022

Minyak Goreng Mahal, Ratusan Warga Rela Berdesakan Antri di Operasi Pasar Pesawaran

Senin, 21 Februari 2022 - 14.44 WIB
124

Operasi Pasar (OP) minyak goreng yang diadakan di kediaman Wakil Ketua I DPRD Pesawaran, Senin (21/2/2022). Foto: Elya/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pesawaran - Ratusan masyarakat Kecamatan Negeri Katon, rela berdesakan antri untuk mendapatkan minyak goreng dalam Operasi Pasar (OP) Minyak Goreng yang digelar di Desa Kagungan Ratu, Kecamatan Negeri Katon, Senin (21/2/2022).

Antusias masyarakat yang besar terhadap OP minyak goreng itu membuat kurang dari satu jam 1.500 paket minyak goreng kemasan ludes terjual.

Siti salah satu warga yang mengantri mengatakan, dirinya telah datang sejak pagi guna mendapatkan minyak goreng kemasan dua liter dalam OP minyak goreng yang diadakan di kediaman Wakil Ketua I DPRD Pesawaran Paisalludin.

"Saya antri sejak pagi, itu pun masih ikut antrian panjang. Alhamdulillah masih kebagian dua liter minyak goreng, karena harga murah dibandingkan di pasar mau pun toko, makanya saya bertahan untuk ikut antri," ujarnya.

"Satu orang hanya dapat membeli satu paket minyak goreng besaran 2 liter, dan satu paketnya ini dijual dengan harga Rp25 ribu, kan bedanya jauh kalau kita beli di pasar," timpalnya.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pesawaran, Sam Herman mengatakan, kegiatan OP minyak goreng ini merupakan yang ketiga kalinya digelar di Kabupaten Pesawaran.

"Alhamdulillah ini sudah ketiga kalinya kita gelar, karena kita ketahui minyak goreng sangat susah dicari oleh masyarakat. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat terhadap minyak goreng," kata Herman.

Kedepan pihaknya masih berusaha agar dapat terus melakukan OP minyak goreng, dan pihaknya juga tengah berupaya untuk kedepannya pelaksanaan OP ini dapat tambahan kuota minyak goreng.

"Kita berupaya mendapatkan tambahan kuota untuk Pesawaran, namun kita ketahui hampir semua kabupaten/kota yang ada di Provinsi Lampung ini menginginkan OP minyak goreng juga, makanya kami belum bisa memastikan berapa jumlah yang akan kita dapatkan pada OP yang akan kita gelar kedepannya," pungkasnya. (*)


Video KUPAS TV : INDOMART GUNAKAN SISTEM KUPON, CALON PEMBELI MINYAK GORENG KECEWA