Diskoperindag Pringsewu Ajukan Pasar Murah Atasi Kelangkaan Minyak Goreng

Kadisperindag Pringsewu Bambang Suharmanu saat dimintai keterangan. Foto : Gamel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Pringsewu - Menyikapi kelangkaan minyak goreng harga subsidi pemerintah di ritel-ritel modern yang ada di Pringsewu, Dinas Koperindag Pringsewu berencana untuk mengajukan penyelenggaran pasar murah di Pringsewu.
"Kita sudah buat laporan ke pimpinan nanti kita akan tindaklanjuti ke provinsi dan kalau bisa kita minta untuk diadakan pasar murah yang diperuntukan untuk 9 kecamatan. Ini wacana kita, artinya kalau pun masih terjadi kelangkaan atau masih tidak ada minyak kita akan minta surat ke provinsi untuk diadakan pasar murah. Itu solusi kita untuk menyikapi permasalahan minyak di ritel-ritel itu dan sekarang masih dalam proses," ujar Bambang Suharmanu selaku Kadisperindag Pringsewu, Senin (14/2/2022).
Bambang menyampaikan jika pihaknya akan kembali melakukan monitoring ke sejumlah ritel untuk melihat sekaligus memastikan kembali ketersediaan minyak goreng satu harga ini.
"Sebenarnya kalau dikatakan langka tidak tetapi ketersediaan nya terbatas, karena itu kita akan turun lapangan lagi sekitar tanggal 24 februari mendatang. Namun dari hasil monitoring awal kami beberapa waktu lalu ke ritel modern, kita mendapat informasi dari pegawai di sana kalau untuk pengiriman minyak ini memang dijatah oleh distributor ritel nya. Oleh karena nya, di kesempatan itu kita juga telah menyampaikan pada pihak ritel untuk memesan minyak sesuai dengan jumlah penduduk di wilayah tersebut atau menambah kuota mereka," lanjut nya.
Sementara itu, menyikapi fenomena yang sempat viral atas sejumlah masyarakat Pringsewu yang berebut minyak di salah satu super market ternama yang ada di Pringsewu, dirinya mengatakan bahwa itu merupakan suatu respon yang tergolong wajar dari mereka karena masyarakat takut akan kehabisan ataupun tidak mendapat minyak dengan harga murah ini.
"Itu hal wajar karena masyarakat takut akan kehabisan atau tidak mendapat minyak goreng dengan harga subsidi pemerintah ini. Kita juga berharap tidak terjadi pemborongan di masyarakat karena masih ada saudara kita yang membutuhkan khususnya saudara kita yang tinggal di wilayah yang jauh," jelas nya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pringsewu Suherman mengatakan jika dirinya prihatin dengan situasi ini, ia pun berencana akan menurunkan tim ke lapangan untuk memeriksa minyak.
"Saya prihatin karena banyak masyarakat yang mengeluhkan hal ini, mereka mengeluhkan akan sulitnya mendapat minyak harga subsidi sehingga kita juga perlu menurunkan tim untuk melihat kondisi ketersediaan minyak goreng langsung di lapangan seperti apa," ucapya.
Di lain sisi, tim kupas tuntas menyempatkan diri untuk melihat ketersediaan minyak goreng di dua toko ritel modern yang berlokasi di Gadingrejo dan dari pantauan langsung, tim tidak menemukan minyak goreng kemasan harga subsidi di rak khusus minyak alias sudah habis terjual.
"Kemarin ada tapi sudah habis dan sekarang kosong barang nya. Besok barang datang dari distributor tapi tidak bisa menjamin ada minyak goreng atau tidak," tandas salah satu pegawai ritel modern yang tidak ingin disebut namanya. (*)
Video KUPAS TV : SELUNDUPKAN KULIT HARIMAU, PRIA JABAR DIDENDA RATUSAN JUTA
Berita Lainnya
-
22 Gapoktan di Pringsewu Bakal Dapat Bantuan Sarana Instalasi Pengolahan Pupuk Organik Cair
Selasa, 06 Mei 2025 -
Pemkab Pringsewu Gelontorkan Rp 1,2 Miliar Untuk Bantuan Rumah Layak Huni
Senin, 05 Mei 2025 -
Mengenal Lusi Ariyanti, Sosok Kartini Pringsewu yang Sukses di Dunia Politik
Senin, 05 Mei 2025 -
Wakil Rektor Teknokrat Motivasi Guru SMAN 2 Pringsewu Sambut Hardiknas: Adaptif Hadapi Era AI
Sabtu, 03 Mei 2025