• Senin, 27 Juni 2022

Dianggarkan Ratusan Juta, Fasilitas MCK Pemkab Mesuji Memprihatinkan

Senin, 07 Februari 2022 - 21.39 WIB
129

Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji tak terawat dan memprihatinkan

Kupastuntas.co, Mesuji - Fasilitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di Kantor Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji tak terawat dan memprihatinkan. Padahal, Pemkab telah menganggarkan ratusan juta rupiah dari dana APBD tahun 2022 untuk fasilitas tersebut.

Ruangan kamar mandi dan WC Pemkab Mesuji lantainya terlihat kotor. Bahkan air di bak pun kotor dan keran tak berfungsi.

Lebih parahnya lagi, lampu penerangan di WC padam, sehingga terkesan benar-benar tidak terawat.

Salah satu pegawai Pemkab Mesuji yang tak ingin disebutkan namanya mengatakan, buruknya fasilitas kamar mandi Pemkab ini membuat tamu dari luar daerah berkunjung merasa tidak nyaman.

“Ada tamu yang sampai tidak mau ke WC saat melihat kondisinya. Saya juga miris melihat WC di lingkungan Pemkab seperti ini,”kata dia, Senin (7/2).

Padahal, anggaran yang dikeluarkan untuk perawatan cukup banyak. “Tapi anehnya pegawai yang bersihkan kamar  mandi ini tidak ada, saya jarang ngeliat WC ini dibersihkan,” ungkapnya.

Staf Bagian Umum Pemda Mesuji, Kurniawan, membantah tak ada perawatan fasilitas umum MCK Pemkab.

“Kami melakukan perbaikan dan perawatan kecil seperti, lampu penerangan, bahkan kebersihan  kamar mandi,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk air yang keruh disebabkan kondisi tanah yang mempengaruhi kejernihan air.

“Sehingga warna airnya menjadi kuning kecoklatan,” ungkapnya.

Terkait penerangan lampu sering mati akibat kurang baiknya instalasi listrik.

“Setelah dipasang sebulan, lampu bohlamnya putus. Namun kami menyediakan genset sebagai penerangan sementara jika listrik mati,” ucapnya.

Ketua DPRD Mesuji, Elfianah, meminta Pemkab segera melakukan perawatan dan perbaikan.

“Jika dana mencapai Rp100 juta untuk satu tahun maka perawatan harus sesuai dengan biaya yang dikeluarkan,” ungkapnya.

Ia meminta kepada Bagian Umum untuk mengevaluasi pegawai kebersihan. “Kami minta ini dievaluasi, kerja seperti ini tidak benar,” kata dia.

Bahkan ia mempertanyakan anggaran perawatan yang mencapai ratusan juta tersebut.

“Kami mempertanyakan kemana anggaran tersebut, kalau ternyata selama ini fasilitas tersebut jarang dibersihkan,” tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : HANYA 2 MENIT, MALING SIKAT MOTOR PENDETA DI HALAMAN GEREJA