• Minggu, 03 Juli 2022

Seluas 124,8 Hektare Sawah Gagal Panen Akibat Banjir, Kadis Pertanian Tubaba: Sedang Didata

Rabu, 02 Februari 2022 - 17.52 WIB
109

Penampakan sawah yang terendam banjir di Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat. Foto: Irawan/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Tulang Bawang Barat - Sekitar 300 hektare lahan pertanian di Tiyuh Gedung Ratu, Kecamatan Tulang Bawang Udik, Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) terendam banjir luapan air sungai akibat diguyur hujan deras pada Selasa (1/2/2022) malam.

Dari 300 hektare lahan pertanian tersebut, terdapat 124,8 Hektare lahan persawahan hasil program cetak sawah TNI yang telah produktif dan padi yang ditanam telah siap panen namun semuanya terendam banjir sehingga dipastikan gagal panen.

"Yang terdampak banjir luapan air sungai itu 300 hektaran, sementara lahan produktif seluas 124,8 Hektare yang sudah ditanami padi dan siap panen tetapi gagal panen karena banjir,"ucap Ir. Syamsul Komar, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tubaba seusai monitoring ke lokasi, Rabu (2/2/2022).

Acuy, sapaan akrab Kadis Pertanian Tubaba menegaskan bahwa, untuk saat ini pihaknya melakukan pendataan petani padi yang lahannya terdampak banjir. "Kita lakukan pendataan, dan kita sampaikan ke Dinas Pertanian Provinsi Lampung,"ucapnya.

Selain itu, sambung Acuy, Tim Monitoring dari Dinas Pertanian Provinsi Lampung juga turun langsung ke lokasi. "Kita sampaikan ke Tim monitoring Dinas Pertanian Provinsi Lampung, data petani terdampak banjir yang kita usulkan dengan harapan diberikan bantuan,"ujarnya.

Dia juga berharap agar Dinas Pertanian Provinsi Lampung dapat mengakomodir bantuan terhadap petani yang merugi akibat banjir tersebut. "Paling tidak bantuan berupa benih padi untuk tanam padi berikutnya," cetus Acuy.

Untuk sementara, lanjut Acuy, hanya lahan sawah di Tiyuh Gedung Ratu yang terdeteksi. "Di tiyuh-tiyuh lain belum ada laporan masuk terkait lahan pertanian yang terendam banjir,"tukasnya. (*)