• Sabtu, 09 Mei 2026

Segera Dilantik, Edy Irawan Arief Bakal Bentuk Dewan Penasehat Khusus

Rabu, 02 Februari 2022 - 19.40 WIB
295

Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief (tengah) bersama Lukman Hakim (sebelah kanan) dan Imam Santoso alias Wiwik, di kantor DPD Demokrat Lampung, Rabu (2/2/2022). Foto: Sri/Kupastuntas.co

Sri

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Edy Irawan Arief mengaku, pada 10 Februari mendatang dirinya akan dilantik menjadi Ketua DPD Demokrat Lampung.

Namun sebelum pelantikan berlangsung, dirinya akan pergi ke Jakarta terlebih dahulu untuk menandatangani fakta integritas, sebab surat keputusan (SK) sudah terbit.

"Pelantikan kepengurusan DPD Demokrat pada 10 Februari 2022 atau Kamis depan. Karena SK nya juga sudah terbit, tapi sebelum itu saya dipanggil ke Jakarta terlebih dahulu," ujarnya, di kantor DPD Demokrat Lampung, Rabu (2/2/2022).

Edy juga menyampaikan, akan membentuk dewan penasehat khusus ketua DPD Demokrat Lampung.

"Di dewan penasehat khusus ini ada 10 orang termasuk saya. Ini tugasnya khusus untuk menasehati saya," kata dia.

Kata Edy,  menjelang tahun politik, maka tugas mereka diantaranya menentukan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung lalu DPR RI, kemudian pimpinan DPRD Provinsi Lampung, dan strategi kemenangan pemilu di 2024 dan pengelolaan keuangan partai.

"Tapi pada saatnya nanti, kalau masyarakat memilih salah satu dari 10 orang penasehat khusus ini untuk jadi calon gubernur dan wagub Lampung, ini juga bisa," ungkap Edy.

Namun dari 10 orang penasehat khusus ini baru empat nama yang sudah diungkapkan. Pertama, Edy Irawan Arief, Lukman Hakim dan Imam Santoso alias Wiwik serta Andi Achmad Sampurna Jaya, Mantan Bupati Lampung Tengah.

"Tinggal 6 orang lagi yang sedang kita cari," jelasnya.

Salah satu penasehat khusus ketua DPD Demokrat Lampung, Lukman Hakim menyampaikan, kapasitas ketua Demokrat ini tidak perlu diragukan lagi, namun ketika diminta jadi penasehatnya maka mau tidak mau harus siap.

"Saya berbahagia sekali diberikan kepercayaan besar. Apabila memang itu muncul dari sebuah proses yang bukan kebetulan, jadi saya tidak akan sanggup untuk menolaknya," kata Mantan Walikota Metro periode 2005–2014 dari Partai Hanura itu.

Namun demikian, ia juga merasa untuk mencapai kesuksesan di Demokrat harus kerja bersama-sama.

"Kita juga tidak akan sanggup untuk bekerja sendiri, karena ini amanah yang harus kami laksanakan. Terlebih bagaimana langkah dan strategi untuk program kita di jangka pendek dan jangka panjangnya," ungkapnya.

"Tapi insyaAllah dengan semua dukungan kawan-kawan, kita akan mampu memberikan kebijakan bermanfaat," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : JASAD PRIA TANPA IDENTITAS DITEMUKAN TERGANTUNG DI GUNUNG CAMANG


Editor :