Segera Dilantik, Edy Irawan Arief Bakal Bentuk Dewan Penasehat Khusus
Ketua DPD Demokrat Lampung Edy Irawan Arief (tengah) bersama Lukman Hakim (sebelah kanan) dan Imam Santoso alias Wiwik, di kantor DPD Demokrat Lampung, Rabu (2/2/2022). Foto: Sri/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Bandar
Lampung - Edy Irawan Arief mengaku, pada 10 Februari mendatang dirinya akan
dilantik menjadi Ketua DPD Demokrat Lampung.
Namun sebelum
pelantikan berlangsung, dirinya akan pergi ke Jakarta terlebih dahulu untuk
menandatangani fakta integritas, sebab surat keputusan (SK) sudah terbit.
"Pelantikan
kepengurusan DPD Demokrat pada 10 Februari 2022 atau Kamis depan. Karena SK nya
juga sudah terbit, tapi sebelum itu saya dipanggil ke Jakarta terlebih dahulu," ujarnya,
di kantor DPD Demokrat Lampung, Rabu (2/2/2022).
Edy juga
menyampaikan, akan membentuk dewan penasehat khusus ketua DPD Demokrat Lampung.
"Di dewan
penasehat khusus ini ada 10 orang termasuk saya. Ini tugasnya khusus untuk
menasehati saya," kata dia.
Kata Edy, menjelang tahun politik, maka tugas mereka diantaranya menentukan calon gubernur dan wakil gubernur Lampung lalu DPR
RI, kemudian pimpinan DPRD Provinsi Lampung, dan strategi kemenangan pemilu di
2024 dan pengelolaan keuangan partai.
"Tapi pada
saatnya nanti, kalau masyarakat memilih salah satu dari 10 orang penasehat
khusus ini untuk jadi calon gubernur dan wagub Lampung, ini juga bisa,"
ungkap Edy.
Namun dari 10 orang
penasehat khusus ini baru empat nama yang sudah diungkapkan. Pertama, Edy
Irawan Arief, Lukman Hakim dan Imam Santoso alias Wiwik serta Andi Achmad
Sampurna Jaya, Mantan Bupati Lampung Tengah.
"Tinggal 6 orang
lagi yang sedang kita cari," jelasnya.
Salah satu penasehat
khusus ketua DPD Demokrat Lampung, Lukman Hakim menyampaikan, kapasitas ketua
Demokrat ini tidak perlu diragukan lagi, namun ketika diminta jadi penasehatnya
maka mau tidak mau harus siap.
"Saya berbahagia
sekali diberikan kepercayaan besar. Apabila memang itu muncul dari sebuah
proses yang bukan kebetulan, jadi saya tidak akan sanggup untuk
menolaknya," kata Mantan Walikota Metro periode 2005–2014 dari Partai
Hanura itu.
Namun demikian, ia
juga merasa untuk mencapai kesuksesan di Demokrat harus kerja bersama-sama.
"Kita juga tidak
akan sanggup untuk bekerja sendiri, karena ini amanah yang harus kami
laksanakan. Terlebih bagaimana langkah dan strategi untuk program kita di jangka
pendek dan jangka panjangnya," ungkapnya.
"Tapi insyaAllah dengan semua dukungan kawan-kawan, kita akan mampu memberikan kebijakan bermanfaat," tandasnya. (*)
Video KUPAS TV : JASAD PRIA TANPA IDENTITAS DITEMUKAN TERGANTUNG DI GUNUNG CAMANG
Berita Lainnya
-
Hadiri Rakorwil DPW PSI Lampung, Kaesang Ajak Kader Bersiap Hadapi Pemilu 2029
Minggu, 19 April 2026 -
PKB Lampung Gelar Muscab Serentak 15 Daerah, Usung Semangat Kebangkitan UMKM dan Pariwisata Berkelanjutan
Jumat, 10 April 2026 -
Gantikan Lesty, AM Syafii Resmi Pimpin Fraksi PDIP DPRD Lampung
Rabu, 08 April 2026 -
Yuhadi: Hanan A Rozak Harus Musda Jika Ingin Geser Arinal Sebagai Cagub Lampung dari Golkar
Senin, 01 April 2024








