• Sabtu, 16 Mei 2026

Dinkes Lampung Ajukan Reagen STGF Guna Lakukan Pengecekan Varian Omicron Secara Mandiri

Rabu, 02 Februari 2022 - 18.01 WIB
75

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, saat dimintai keterangan dilingkungan kantor Gubernur Lampung, Rabu (2/2/2022). Foto:Ria/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung, tengah mengajukan reagen S-Gene Target Failure (STGF) ke Kementerian Kesehatan yang akan digunakan untuk melakukan pengecekan varian omicron secara mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, mengatakan jika pihaknya telah memiliki reagen STGF tersebut maka deteksi varian omicron dapat dilakukan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung.

"Kami sudah mengajukan reagen STGF ke Kementerian kesehatan. Dan Menkes sudah berjanji akan mengirimkan reagen STGF ke Lampung. Jadi saat ini kita masih menunggu," kata dia saat dimintai keterangan dilingkungan kantor Gubernur Lampung, Rabu (2/2/2022).

Ia melanjutkan, jika selama ini pihaknya mengirimkan sampel swab untuk mendeteksi varian omicron ke Litbangkes Kementerian Kesehatan sehingga membutuhkan waktu yang lama untuk dapat mengetahui hasilnya.

"Kalau misal reagennya ini jadi dikirimkan ke kami maka tidak perlu kirim lagi ke Jakarta karena bisa di Labkesda. Menkes menjanjikan untuk mengirimkan itu. Tapi memang saat ini pengecekan lama karena antri juga," katanya lagi.

Menurut Reihana, sambil menunggu Kementerian Kesehatan mengirimkan reagen STGF pihaknya masih rutin mengirimkan sampel whole-genome sequencing (WGS) ke Litbangkes.

"Sambil menunggu reagennya datang kami tetap rutin mengirimkan WGS. Setiap yang positif ini jika memenuhi syarat maka kami kirim sampelnya untuk diperiksa apakah dia varian omicron atau bukan," tuturnya.

Sementara itu berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, hingga saat ini pihaknya telah berhasil menguji 237.600 specimen yang berasal dari 64.601 orang.

Dari jumlah specimen yang diuji tersebut sebanyak 82.481 specimen dinyatakan positif Covid-19 dan sisanya sebanyak 153.377 dinyatakan negatif Covid-19. (*)

Video KUPAS TV : PERAMPOK BERSENJATA API BOBOL MINIMARKET DI KELAPA TIGA


Editor :