• Rabu, 18 Mei 2022

Pemkab Lambar Percepat Penanganan Jalan Amblas di Pekon Mutar Alam

Jumat, 28 Januari 2022 - 12.02 WIB
168

Kondisi jalan amblas di Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong Lampung Barat, Jumat, (28/1/2022). Foto : Doc/Kupastuntas.

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Menindaklanjuti instruksi Bupati Lampung Barat (Lambar) terkait percepatan penanganan jalan amblas di Pekon Mutar Alam, Kecamatan Way Tenong, kabupaten setempat, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melakukan upaya tanggap darurat.

Kepala (BPBD) Lambar, Padang Priyo Utomo mengatakan, upaya tanggap darurat yang dilakukan pihaknya dalam meminimalisir akses lalu lintas diwilayah setempat, akhirnya kembali bisa dilalui meskipun belum secara normal. 

Dalam melakukan upaya tanggap darurat tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan OPD terkait, seperti Dinas PUPR sehingga pelaksanaan perbaikan bisa dilakukan secara maksimal.

Dijelaskan, upaya tanggap darurat yang di lakukan oleh pihaknya bersama OPD terkait yaitu dengan mengirimkan alat berat untuk pembuatan embung sebagai resapan air, agar debit aliran air menuju titik amblas bisa diminimalisir dan tidak semakin parah.

"Kemudian kita juga melakukan rekayasa drainase, jadi nantinya drainase yang menumpuk di satu titik bisa dipecah, sehingga titik longsor yang terjadi saat ini bisa dilakukan penanganan tanggap darurat," jelas Padang, Jumat, (28/1/2022).

Secara teknis, untuk penanganan jalan agar bisa difungsikan, pihaknya akan membuat talud beronjong dan akan dilakukan penimbunan dan pengerasan sehingga jalan tersebut bisa kembali terhubung dan bisa berfungsi meskipun belum secara normal.

"Untuk penanganan permanen, sebelumnya telah disampaikan oleh pak bupati karena membutuhkan anggaran yang cukup besar, pak bupati telah berkomunikasi dengan pemerintah pusat melalui balai provinsi untuk mengupayakan pembangunan agar bisa dilakukan tahun ini dengan menggunakan dana pusat ataupun provinsi," ungkapnya.

Selanjutnya, tinggal menunggu apakah penanganan jalan tersebut akan ditangani oleh pusat, provinsi atau kabupaten. Saat ini upaya penanganan tanggap darurat telah dilaksanakan.

"Target penyelesaian penanganan tanggap darurat itu mudah-mudahan selesai dalam tiga minggu kedepan, kita berharap pada pelaksanaannya tidak ada kendala apapun. sehingga pengerjaan bisa selesai sebelum target yang ditentukan," jelasnya.

Padang juga mengimbau, masyarakat selalu waspada dalam menghadapi cuaca ekstrim yang saat ini terjadi, mengingat berdasarkan informasi dari BMKG puncak cuaca buruk terjadi pada awal februari hingga maret mendatang.

"Sehingga masyarakat harus berhati-hati dalam menjalankan aktifitas, hindari daerah rawan bencana untuk meminimalisir adanya korban jiwa dari bencana alam," pungkasnya.

Kepala Dinas PUPR Lambar, Ansari mengaku, pihaknya sudah melakukan mobilisasi alat berat dari Bandar Lampung untuk melakukan tanggap darurat di lokasi longsor.

"Ini merupakan upaya antisipasi agar longsor tidak semakin meluas, namun untuk penanganan secara menyeluruh hingga tuntas dibutuhkan waktu yang cukup lama dan anggaran yang tidak sedikit, kemarin alat berat sudah menuju lokasi," tutupnya. (*)