• Rabu, 18 Mei 2022

Angin Kencang Sering Terjadi di Pringsewu, Wakil Bupati Minta Masyarakat Waspada

Jumat, 28 Januari 2022 - 13.07 WIB
62

Wakil Bupati, Fauzi saat meninjau lokasi rumah yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang di Pekon Yogyakarta Selatan, Pringsewu, Jumat, (28/1/2022). Foto : Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co,Pringsewu - Akhir-akhir ini musibah bencana angin kencang kerap melanda Kabupaten Pringsewu, hingga menyebabkan pohon tumbang dan sebagian bangunan rumah mengalami rusak ringan hingga berat.

Wakil Bupati Pringsewu, Fauzi mengingatkan masyarakat agar peduli dan lebih memperhatikan keadaan lingkungan sekitarnya, terutama kondisi pohon-pohon besar yang berpotensi tumbang pada saat musim hujan.

"Di Kabupaten Pringsewu musibah yang sering terjadi adalah angin puting beliung atau angin besar pada saat musim hujan. Oleh karenanya, dalam rangka mencegah terulangnya musibah pohon besar menimpa rumah warga, maka kami mengajak masyarakat untuk memperhatikan lingkungan di sekitar rumah masing-masing, terutama saat musim hujan seperti sekarang ini,”ujar Fauzi, saat menyambangi rumah warga di Pekon Yogyakarta Selatan yang tertimpa musibah pohon tumbang, Jumat (28/1/2022).

Ia menyarankan masyarakat dan aparatur pekon serta aparat kecamatan untuk bekerja sama menjaga dan memperhatikan lingkungan, memantau pohon-pohon besar yang bisa saja rubuh suatu waktu.

"Tebang pohon yang kira-kira bias membahayakan.  Jangan sampai karena kita abai pohon tumbang menimpa bangunan rumah terulang lagi. Karena tidak ada jaminan pohon yang sudah tua yang kelihatannya masih kokoh jika terkena angin besar dia tidak akan roboh. Ingat musibah itu datang tidak direncanakan, namun upaya penanganan pencegahan bencana bisa kita rencanakan" pesannya.

Kepala BPBD Pringsewu, Edy Sumber Pamungkas mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, mengingat curah hujan beberapa waktu lalu cukup tinggi.

"Masyarakat diimbau untuk sama-sama waspada dan selalu bersiap menghadapi bencana jika suatu saat terjadi. Cuaca ekstrim diperkirakan muncul sampai dengan bulan Februari mendatang," terangnya.

Edy menyampaikan, BPBD selalu siaga dalam membantu mengatasi bencana yang terjadi di Pringsewu baik bencana alam maupun non alam.

"Upaya atau langkah BPBD dalam menghadapi bencana adalah selalu siaga. Kapanpun personil diturunkan ke lapangan manakala terjadi bencana, selain itu menyediakan dan memastikan alat-alat penunjang selalu siap dan bisa digunakan. Kami juga berkoordinasi dengan aparat pekon hingga camat supaya mengimbau warganya untuk siaga dan waspada bencana karena lebih baik mencegah sebelum terjadi,"jelasnya.

Kasi Kesiapsiagaan Kebencanaan BPBD Pringsewu, Agus Poernomo mengatakan, dari awal Januari hingga sekarang sudah 20 rumah dan bangunan yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang disebabkan angin kencang.  

"Ada sekitar 20 rumah, ada yang berupa kandang ungas. Yang paling parah pernah terjadi di Pamenang beberapa minggu lalu, rumah rusak parah karena bangunan juga sudah tua," tutupnya. (*)

Video KUPAS TV : GEREBEK GUDANG DI PRINGSEWU, POLISI SITA PUPUK ILEGAL PT GAJ