• Rabu, 18 Mei 2022

Gegara Listrik, Aula Disdikbud Metro Hangus Terbakar

Kamis, 27 Januari 2022 - 15.32 WIB
309

Kupastuntas.co, Metro - Diduga akibat listrik pada elektronik AC standing, satu aula pada lantai dua gedung kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Metro hangus terbakar, Kamis (27/1/2022).

Dari informasi yang dihimpun Kupastuntas.co, kebakaran terjadi sekira pukul 13.30 WIB. Terpantau, puluhan pegawai kantor dinas setempat berhamburan keluar gedung.

Pegawai yang panik langsung menghubungi unit Pemadam kebakaran (Damkar) Satpol-PP Kota Metro. Berselang 15 menit petugas datang ke kantor Disdikbud yang terdapat di Jalan Ki Hajar Dewantara, Kelurahan Iringmulyo, Kecamatan Metro Timur.

Baca juga : Breaking News, Kantor Disdikbud Metro Kebakaran

Kepala Disdikbud Metro, Suwandi menyampaikan bahwa saat kebakaran terjadi aula di lantai dua gedung dalam keadaan kosong.

"Kebetulan tidak ada aktivitas apapun, kosong. Kerjaan itu kurang lebih jam 13.30 WIB, untuk penyebabnya belum diketahui. Dalam waktu dekat ini kita akan hitung berapa kerugiannya," kata Suwandi saat diwawancarai awak media.

Kadis juga menyampaikan bahwa api tidak menjalar ke ruangan lain di gedung tersebut. Ia memastikan tidak ada dokumen maupun berkas penting yang turut terbakar.

"Dan kejadian ini dipastikan tidak menyebar ke ruangan lain. Tidak ada dokumen penting dan berkas yang terbakar, kebetulan ini aula yang biasanya digunakan untuk rapat-rapat," ucapnya.

Dirinya mengaku, meski belum diketahui secara rinci total kerugian, namun sejumlah fasilitas penunjang didalam aula turut hangus terbakar.

"Adapun kerugian masih kami hitung, berapa jumlah dan apa-apa saja yang terbakar. Yang pasti ada plafon yang kurang lebih ukuran 6 x 12, dan barang yang lain AC standing 1, kemudian kursi 2 yang terbakar," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Kasat Pol-PP Kota Metro, Imron menduga, api yang melalap seisi aula berasal dari listrik pada AC standing yang diduga hidup lebih dari 24 jam hingga menimbulkan percikan.

"Berdasarkan dari pantauan petugas, titik api berasal dari listrik pada AC standing. Kita terjunkan 2 mobil damkar dan 14 personel untuk melakukan pemadaman. Kurang dari 15 menit api dapat dipadamkan," terangnya.

Kasat menyampaikan, saat petugas Damkar berusaha menjinakkan api dalam aula terlihat kobaran besar yang melahap seisi aula.

"Ketika petugas datang, api masih menyala dan ruangan penuh asap. Cuma karena ini gedung bagian atas, dan plafonnya terbuat dari kayu jadi sangat mudah api menyebar," terangnya.

Imron juga mengungkapkan bahwa tidak terdapat hambatan yang dialami petugas saat melakukan pemadaman. 

"Untuk proses pemadaman tidak ada kesulitan karena jalur evakuasi nya kondusif dan tidak ada orang dengan dibantu alat pemadam kita yang memadai sehingga mencapai titik api dengan mudah," tandasnya. (*)