• Minggu, 22 Mei 2022

Kurang dari 3 Menit, Maling Gasak Motor Milik Pendeta di Pringsewu

Rabu, 26 Januari 2022 - 10.14 WIB
341

Aksi maling yang berhasil terekam CCTV Gereja GKSBS.

Kupastuntas.co,Pringsewu - Kejadian pencurian sepeda motor (curanmor) kembali terjadi di Pringsewu. Kali terjadi di Gereja Kristen Sumatera Bagian Selatan (GKSBS) Jalan Satria Kecamatan Pringsewu , Selasa (25/1/2022) pukul 19.12 WIB. 

Peristiwa tersebut terekam CCTV Gereja GKSBS, dari bukti tersebut diketahui pelaku curanmor dilakukan oleh dua orang pria. Namun, dari tayangan CCTV kedua pelaku tidak terlihat jelas. 

Christya P. Putro, Pendeta GKSBS Pringsewu mengatakan, kendaraan sepeda motor jenis beat berwarna merah putih berplat B 5550 TCZ yang dicuri milik seorang Pendeta Gereja HKBP Aris Panjaitan, yang terparkir di halaman gereja saat sedang mengikuti latihan paduan suara dalam rangka lomba pesta paduan suara Gerejawi (pesparawi) nasional di Yogyakarta, Juni mendatang. 

"Kejadian terjadi pukul 19.12 sampai 19.14 WIB, jadi kurang dari 3 menit. Awalnya tidak ada yang sadar dengan kejadian ini karena semua peserta sedang latihan paduan suara di dalam gereja. Lalu, setelah di cek CCTV pukul 21:00 WIB malam baru ketahuan bahwa motornya hilang dicuri," Ujar Christyo, Rabu (26/1/22). 

Ia juga menerangkan, kronologis kejadian sebelum peristiwa terjadi,  malam kemarin semua peserta latihan paduan suara berada di dalam gereja, lalu pukul 19.12 WIB, kedua pelaku yang merupakan orang luar gereja menggunakan sepeda motor kemudian masuk ke halaman gereja dan langsung beraksi. Hanya butuh waktu 2 menit saja motor yang terparkir di antara mobil yang ada di halaman gereja berhasil dibawa pelaku dengan cepat. 

"Dari rekaman CCTV ini satu pelaku menunggu di motor dan satu pelaku lain beraksi mencuri motor korban yang posisi motor nya berada di antara 2 mobil yang terparkir di halaman, karena posisinya tertutup mobil, aksi pelaku curanmor tidak begitu terlihat. Namun hanya dalam waktu 2-3 menit mereka langsung bisa mencuri motor nya," terang nya. 

Sementara itu, pada Selasa (25/1/22) korban telah melaporkan kejadian ini ke Polsek Pringsewu Kota dengan Nomor Laporan: LP/TBL-73/I/2022 dan korban mengalami kerugian sebesar Rp. 12.000.000 

"Saat kejadian terjadi, malam itu kami langsung melaporkan ke polsek setempat untuk diusut," Kata Aris Panjaitan. 

Menanggapi kejadian curanmor, anggota Komisi I DPRD Pringsewu, Sagang Nainggolan meminta, pihak kepolisian kabupaten setempat untuk menyelesaikan kasus curanmor yang belakangan ini kerap terjadi. 

"Saya minta pihak kepolisian untuk mengusut kasus curanmor di Pringsewu, baik yang baru terjadi ini maupun yang lalu, sehingga tercipta keamanan dan kenyamanan di lingkungan setempat," tutupnya. (*)