• Rabu, 18 Mei 2022

18 Bencana Alam Terjadi di Lambar Selama Januari 2022

Senin, 24 Januari 2022 - 14.11 WIB
189

Kepala BPBD Lampung Barat Padang Priyo Utomo saat dikunjungi di ruang kerjanya, Senin (24/1/2022).

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat mencatat dari awal januari hingga hari ini terjadi sebanyak 18 titik bencana alam di wilayah setempat.

Cuaca Ekstrim yang terjadi saat ini di wilayah Kabupaten Lampung Barat menimbulkan potensi ancaman bencana alam, mulai dari pohon tumbang, tanah longsor, Jalan Amblas dan banjir di wilayah setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Padang Priyo Utomo mencatat terjadi setidaknya 18 titik wilayah setempat dari awal januari hingga sekarang yang di dominasi tanah longsor, karena intensitas curah hujan yang cukup tinggi.

"18 titik tersebut rinciannya 7 bencana tanah longsor, 6 pohon tumbang, 4 banjir dan 1 angin puting beliung. Dari 18 titik tersebut sudah kami lakukan peninjauan lapangan dan pengambilan data dan dokumen yg di Perlukan untuk penanganan lebih lanjut," jelasnya.

Terkait hal tersebut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Padang Priyo Utomo mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan kehati-hatian dalam menghadapi cuaca ekstrim.

"Dalam menghadapi cuaca ekstrim yang saat ini sedang terjadi masyarakat di minta untuk waspada agar menghindari hal-hal yang tidak di inginkan, khususnya bagi masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana," jelas Padang, Senin, (24/1/2022).

Padang juga mengajak masyarakat agar ikut berperan serta dalam mengantisipasi dan penanganan terhadap bencana alam. Sebab antisipasi dilakukan guna mengurangi resiko adanya korban jiwa akibat bencana alam.

Padang mengatakan berdasarkan analisa dan perkiraan BMKG cuaca ekstrim hujan disertai dengan angin kencang dengan intensitas tinggi akan mengalami puncaknya pada bulan February sampai dengan awal maret 2022.

Untuk mengantisipasi hal tersebut pihaknya sudah menyiagakan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lampung Barat selama 24 jam. Dengan menambah penguatan personil menjadi 2 regu yang terdiri dari Satgas PB, SAR, TRC dan tim Pusdalops.

"Kita juga selalu memantau titik-titik rawan longsor dan banjir dengan menyediakan anggota satgas PB yang ada di Kecamatan hingga pekon (Desa) dan selalu mengimbau masyarakat untuk selalu hati-hati dalam melakukan aktivitas pada wilayah yang rawan bencana untuk selalu siaga, bagi masyarakat yang mengetahui adanya bencana bisa menghubungi Pusdalops BPBD Lampung Barat di No 0811-7287-288," pungkasnya. (*)

Video KUPAS TV : PERAMPOKAN DAN PENEMBAKAN DI AGEN BRILINK LAMTIM