• Rabu, 18 Mei 2022

Tanah Longsor di Lambar Sebabkan Arus Lalin Liwa-Krui Lumpuh Total

Jumat, 21 Januari 2022 - 00.10 WIB
172

Tanah longsor di Jalan Nasional Lintas Liwa - Gunung Kemala Krui, Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit Kamis, (21/1/2022)

Kupastuntas.co, Lampung Barat - Akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, bencana tanah longsor terjadi di Jalan Nasional Lintas Liwa - Gunung Kemala Krui di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit. Akibatnya arus lalu lintas lumpuh total.

Peristiwa tersebut terjadi Kamis sekitar pukul 20:30 WIB saat setelah terjadi hujan lebat yang berlangsung cukup lama dari sore hingga malam di wilayah setempat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Barat Padang Priyo Utomo membenarkan adanya peristiwa bencana tanah longsor tersebut, ia mengatakan saat ini pihak nya telah terjun ke lokasi untuk mengevakuasi material longsor yang menutupi badan jalan tersebut.

"Tim kita sudah ke lokasi untuk membantu mengevakuasi material longsor yang menutup seluruh badan jalan yang menyebakan arus lalu lintas sempat lumpuh total," jelasnya Kamis (21/1/2022).

Saat ini BPBD, TNI, Polri, Satgas Kecamatan dan Pekon Kubu Perahu, Aparat Kecamatan Balik Bukit, Aparat Pekon Kubu Perahu, Aparat Kelurahan Pasar Liwa serta masyarakat setempat masih berupaya mengevakuasi material longsor menggunakan peralatan seadanya seperti cangkul, sekop dan peralatan lain.

Serta membantu penerangan sambil menunggu kedatangan bantuan alat berat yang terdekat dengan lokasi bencana dan siap dioperasikan, yaitu 1 (satu) unit backho loader dari Dinas PU Provinsi Lampung Unit Liwa agar arus lalu lintas bisa kembali normal.

"Kita masih berupaya agar proses evakuasi berjalan lancar sehingga arus lalu lintas bisa kembali normal, kita mengupayakan terlebih dahulu mengevakuasi titik yang memang akses kendaraan bisa melintas satu jalur agar sedikit mengurai kemacetan," ungkapnya.

Mudah-mudahan secepatnya proses evakuasi selesai di lakukan agar arus lalu lintas dari liwa menuju Krui dan juga sebaliknya bisa kembali normal saat di lalui pengendara. (*)