• Rabu, 18 Mei 2022

Soal Perbaikan Jalan Rusak, Begini Penjelasan Camat Metro Utara

Jumat, 21 Januari 2022 - 16.42 WIB
111

Camat Metro Utara, Wilastri saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. Foto : Arby/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Metro - Camat Metro Utara Wilastri angkat bicara prihal kerusakan sejumlah ruas jalan di wilayahnya. Menyikapi hal tersebut pihaknya akan berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan perbaikan sementara terhadap jalanĀ  kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) maupun Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

Hal tersebut disampaikannya saat dikonfirmasi Kupastuntas.co dikantornya, Jum'at (21/1/2022). Ia bercerita, terkait dengan aksi kolaborasi bersama masyarakat tersebut dilakukan atas bantuan dari pihak ketiga.

"Ya jadi pada awalnya memang dijalan Patimura ini ada beberapa titik yang memang terdapat lubang sangat dalam, sehingga sudah sering terjadi kecelakaan yang diakibatkan rusaknya jalan. tetapi jalan itu merupakan jalan provinsi yang memerlukan anggaran. Dari dasar itulah kami dari pihak kecamatan dan kelurahan meminta kepada pihak ketiga, pada hal ini pabrik tomo untuk berpartisipasi," jelasnya kepada Kupastuntas.co, Jumat (21/1/2022).

Dari hasil komunikasi pihak kecamatan dengan pihak ketiga, pengelola pabrik memberikan bantuan dua truk Fuso batu sabes untuk menimbun jalan Pattimura dan Jalan Dr. Sutomo yang rusak parah.

"Alhamdulilah mereka sangat merespon kegiatan ini dengan memberikan 2 tronton batu sabes yang siap di gelar di jalan dr. sutomo dan jalan patimura. Hari rabu kemarin sudah di turunkan di beberapa titik di Patimura dan Dr. Sutomo. Untuk pengerjaannya saya libatkan dari pihak kecamatan, kelurahan juga beberapa elemen masyarakat untuk bergabung menggelar dan menimbun jalan tersebut pada hari jumat ini," terangnya.

Wilastri juga menyampaikan bahwa pada Minggu, 23 Januari 2022 akan ada pihak ketiga yang bakal memberikan bantuan untuk penimbunan jalan.

"Alhamdulilah pada hari ini jalan yang berlubang sudah tertimbun dan kemudian ada rencana pada hari Minggu ada juga pihak ketiga yang dengan sukarela akan memperbaiki jalan-jalan yang belum mendapatkan bantuan dari pabrik tomo dan ada pihak ketiga yang akan membantu menimbunnya," ungkapnya.

Ia juga menjelaskan perihal Jalan Pattimura yang masuk dalam kewenangan Provinsi Lampung. Selain itu, ada juga sejumlah ruas jalan yang rusak di Metro Utara dan merupakan kewenangan Pemerintah Kota Metro.

"Kalau setau saya di Metro Utara ini yang kewenangannya milik provinsi itu hanya jalan Patimura, kalau yang lainnya dari Kota Metro. Yang di metro rusak parah itu sementara jalan Dr. Sutomo, WR Supratman dan di Karangrejo. Rencananya akan kami mintakan dari pihak ketiga untuk mengantisipasi sambil menunggu anggaran dari Pemkot Metro untuk menanggulangi jalan-jalan yang rusak itu," tuturnya.

Wilastri berharap, masyarakat di Metro Utara dapat menyampaikan aspirasi yang menjadi prioritas pembangunan melalui Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) di tingkat kelurahan hingga kecamatan.

"Saya berharap warga khususnya masyarakat Metro Utara memilah skala prioritas, mana yang harus kita majukan untuk pembangunan terutama masalah jalan. Karena selama ini semua berawal dari musren, itu memang yang diangkat jalan-jalan dari lingkungan, kadang terlewatkan jalan utamanya. Nah saya berharap nanti ketika musren semua sepakat, skala prioritas mana yang harus didahulukan sehingga tidak terlewatkan," bebernya.

Tak hanya itu, Wilastri juga berharap agar Pemkot Metro memprioritaskan perbaikan terhadap tiga jalan rusak di wilayah Kecamatan setempat.

"Saya berharap untuk jalan WR Supratman dan Dr Sutomo kemudian di karang rejo itu menjadi skala prioritas dari pemerintah Kota Metro. Harapan saya kedepannya setiap Minggu kita agendakan sama-sama kita gotong royong, membersihkan jalan-jalan dan pinggir jalan sehingga tercipta di Metro Utara ini yang bersih dan nyaman untuk pengendara dan warga sekitarnya. Saya akan mewajibkan lurah-lurah untuk menggerakkan masyarakat gotong-royong," tandasnya.

Sementara itu, Lurah Banjarsari, Kecamatan Metro Utara, Erwin Syarief menyampaikan klarifikasinya atas pernyataan yang dilontarkan ke media terkait keikutsertaan Camat Wilastri.

"Mohon maaf, saya yang salah, statement kegiatan hari ini tidak melibatkan ibu Camat Metro Utara yang sangat berperan besar menggerakkan seluruh unsur masyarakat, baik dari perusahaan pabrik tomo yang menyumbang batu, TPI yang mengerahkan personil dan logistics secara mandiri, RAPI kawan-kawan GML, pamong RW dan RT sepanjang jalan Pattimura, RW 1,2,3,8,9 dan 10," tulisnya dalam pesan WhatsApp kepada reporter Kupas Tuntas, sekira pukul 13.03 WIB.

Lurah tersebut juga menjelaskan bahwa Camat Wilastri memiliki peran besar dalam pelaksanaan gotong-royong bersama masyarakat di Metro Utara.

"Jika memungkinkan untuk diklarifikasi, untuk menguatkan peran Camat dan TPI, saya terlewat menekankan peran bu Camat yang rela panas-panasan memastikan bantuan batu dari pabrik tomo benar-benar terkirim," pinta Lurah Erwin Syarief. (*)