• Jumat, 20 Mei 2022

Kabupaten Kota Kehabisan Stok Vaksin Booster Diminta Berkirim Surat ke Provinsi

Jumat, 21 Januari 2022 - 16.40 WIB
51

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana saat dimintai keterangan. Foto : Dok/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang sudah tidak memiliki stok vaksin yang digunakan untuk booster atau dosis ketiga diminta untuk berkirim surat ke Dinas Kesehatan Provinsi Lampung.

"Dinas Kesehatan kabupaten/kota yang kehabisan stok vaksin booster silahkan berkirim surat ke Dinas Kesehatan Provinsi. Nanti akan kami kirimkan dari buffer stok yang masih ada," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana, saat dimintai keterangan, Jum'at (21/1/2022).

Ia melanjutkan, hingga saat ini pihaknya belum menerima vaksin yang dikhususkan untuk booster dari pemerintah pusat. Jenis vaksin yang dikirimkan sampai saat ini masih diprioritaskan untuk anak usia 6-11 tahun.

"Vaksin yang dikirimkan saat ini jenisnya masih Sinovac. Vaksin ini dikhususkan untuk anak usia 6 sampai 11 tahun. Kiriman ini akan dilihat logistik di aplikasi SMILE," katanya lagi.

Sementara itu berdasarkan data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, beberapa daerah telah mulai mencatat adanya masyarakat yang sudah menjalani vaksinasi dosis ketiga.

Diantaranya Kabupaten Lampung Barat sebanyak 1.124 orang atau 0.51 persen, Lampung Selatan 6.208 orang atau 0.80 persen, Lampung Tengah 3.519 orang atau 0.32 persen, Lampung Timur 3.951 orang atau 0.48 persen, Lampung Utara 2.760 orang atau 0.60 persen.

Selanjutnya Kabupaten Mesuji 668 orang atau 0.40 persen, Pesawaran 2.276 orang atau 0.66 persen, Pesisir Barat 799 orang atau 0.69 persen, Pringsewu 3.473 orang atau 1.16 persen, Tanggamus 1.330 orang atau 0.28, Tulang Bawang 1.669 orang atau 0.53 persen.

Dilanjutkan dengan Kabupaten Tulangbawang Barat 852 orang atau 0.41 persen, Way Kanan 1.251 orang atau 0.37 persen, Bandar Lampung 9.971 orang atau 1.14 persen, Metro 2.495 orang atau 2.00 persen. Sementara untuk capaian provinsi 42.346 orang atau 0.64 persen. (*)