• Minggu, 22 Mei 2022

Hujan Deras, Puluhan Hektar Sawah di Pringsewu Terendam Banjir

Selasa, 18 Januari 2022 - 17.54 WIB
105

Sawah di Parerejo Pringsdewu yang terendam banjr. Foto : Gamel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Pringsewu - 60 Hektar sawah di wilayah Kecamatan Gadingrejo terendam banjir akibat diguyur hujan deras sore kemarin (17/1/2022). 

60 hektar tersebut terbagi menjadi 2 wilayah yaitu Parerejo sebanyak 10 hektar dan Blitarejo sebanyak 50 hektar. 

Kepala Seksi Perlindungan Tanaman dan Holtikultura Dinas Pertanian Pringsewu, Luky Andrian mengatakan bahwa angka tersebut adalah estimasi yang didapat dari petugas penyuluh pertanian area gadingrejo. 

"Jumlah 60 hektar ini kami dapat dari tim petugas penyuluh pertanian sehingga ini masih data perkiraan kami. Hingga saat ini pun kami masih belum menerima laporan dari petani langsung tentang kondisi banjir yang melanda area persawahan di Gadingrejo," ucap Luky, Selasa (18/1/22). 

Luky menyampaikan jika tanaman padi yang terendam banjir ini masih berusia 7-10 hari atau baru ditanam, sehingga menurutnya tidak ada puso akibat kejadian ini. 

"Rata-rata baru usia 7-10 hari masa tanam jadi masih baru yang terendam ini. Tapi untuk memastikan ada tidaknya puso dan semacamnya maka harus tunggu sampai airnya surut dulu, karena kalau masih terendam kan kita tidak bisa melihat dan memastikan tanaman nya masih hidup atau mati,"

"Biasanya kalau kondisi terendam itu dalam 1 hari saja sudah bisa surut, apalagi kalau tidak ada hujan susulan, bisa kering kembali sawah nya,"lanjut nya. 

Dirinya pun mengatakan jika pihak Dinas Pertanian akan lebih waspada di 2 bulan awal tahun baru ini karena curah hujan di bulan Januari dan Februari diperkirakan akan lebih meningkat daripada Desember lalu. 

"Kalau kondisi tanaman padi terendam di bulan Desember kemarin sebetulnya belum ada apa-apanya. Justru kami menaruh perhatian pada saat pertengahan Januari ini hingga Februari mendatang karena biasanya di saat-saat itulah terjadi curah hujan yang memuncak," terang nya. 

Sementara itu, Nurhalim selaku salah satu petani di Pekon Parerejo mengatakan jika lahan miliknya sebanyak 1 hektar telah terendam akibat hujan deras kemarin. Akibatnya dirinya tidak bisa melakukan aktivitas di lahan persawahan nya dan hanya bisa menunggu air tersebut surut. 

"Kalau di tempat saya ini kira-kita sekitar 20 hektar ada terendam banjir. Lahan saya juga 1 hektar ikut terendam. Tanaman nya juga masih berumur 10 hari. Sekarang ya saya hanya bisa menjaring ikan-ikan dan udang kecil saja di sini daripada tidak ada aktivitas," tandasnya. (*)

Video KUPAS TV : DOKTER NYENTRIK DI PRINGSEWU PAKAI KOSTUM SUPERHERO UNTUK VAKSINASI ANAK