• Sabtu, 29 Januari 2022

Seminggu , Ada Tiga Kasus Curanmor di Pasar Gudang Lelang Bandar Lampung

Sabtu, 15 Januari 2022 - 20.00 WIB
64

Rosiana, korban curanmor saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung, Sabtu (15/1/2022). Foto : Martogi/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Bandar Lampung - Dalam seminggu, ada tiga kasus curanmor di sekitar Pasar Gudang Lelang, Bandar Lampung.

Rosiana Warga Gudang Lelang, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung melapor kehilangan motor ke Mapolresta Bandar Lampung dan kejadian tersebut sering terjadi di lokasinya sampai 3 kali dalam seminggu.

Rosiana mengatakan datang ke Mapolresta Bandar Lampung karena melapor telah kehilangan sepeda motor di rumahnya pada sabtu (15/1/2022) sekira pukul 06.00-06.30 WIB. 

"Kami melapor kesini karena kehilangan motor terus kejadiannya tepat di samping rumah kami jam 6 an," katanya saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung Sabtu (15/1/2022).

Rosiana menambahkan motor yang dicuri berjenis honda beat dan baru sadar ketika orangtuanya memberi tahu motornya tidak ada disamping rumah.

"Motor yang hilang Honda Beat mas, taunya hilang pas pagi-pagi diketok sama orang tuaku ngasih tau kalau motor nggak ada. Terus aku lihat iya bener motor udah nggak ada. Kita liat CCTV di daerah situ ternyata ada orang yang mencurigakan lewat situ," ujarnya.

"Knalpot racing padahal mas, suara motor ngebut sempat terdengar tapi nggak sempat dikejar. Kirain yang bawa keluarga tapi ternyata enggak," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa di wilayah Kangkung sudah sering terjadi curanmor. Bahkan, insiden tersebut bisa 3 kali dalam seminggu.

"Soalnya udah sering banget di situ Kelurahan Kangkung 2 sampai 3 motor hilang dalam seminggu. Sebulan bisa 8 motor hilang di sana," terangnya.

Namun, wajah yang terekam kamera CCTV tersebut belum diyakini sebagai pelaku karena tidak ada barang bukti sepeda motor dalam rekaman tersebut. Kemudian, Ia menyerahkan kejadian itu ke pihak Polresta Bandar Lampung.

"Mungkin masih terduga tapi itu jadi urusan polisi yang menyelidikinya," katanya.

Selanjutnya, berdasarkan pantauan KupasTuntas.co, pihak kepolisian langsung olah TKP guna melihat rekaman CCTV sekitar TKP dan menyelidikinya.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan anggotanya sudah cek lokasi untuk olah TKP.

"Anggota sudah menuju TKP untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti," tutupnya. (*)


Rosiana mengatakan datang ke Mapolresta Bandar Lampung karena melapor telah kehilangan sepeda motor di rumahnya pada sabtu (15/1/2022) sekira pukul 06.00-06.30 WIB. 

"Kami melapor kesini karena kehilangan motor terus kejadiannya tepat di samping rumah kami jam 6 an," katanya saat diwawancarai di Mapolresta Bandar Lampung Sabtu (15/1/2022).

Rosiana menambahkan motor yang dicuri berjenis honda beat dan baru sadar ketika orangtuanya memberi tahu motornya tidak ada disamping rumah.

"Motor yang hilang Honda Beat mas, taunya hilang pas pagi-pagi diketok sama orang tuaku ngasih tau kalau motor nggak ada. Terus aku lihat iya bener motor udah nggak ada. Kita liat CCTV di daerah situ ternyata ada orang yang mencurigakan lewat situ," ujarnya.

"Knalpot racing padahal mas, suara motor ngebut sempat terdengar tapi nggak sempat dikejar. Kirain yang bawa keluarga tapi ternyata enggak," lanjutnya.

Ia juga menambahkan bahwa di wilayah Kangkung sudah sering terjadi curanmor. Bahkan, insiden tersebut bisa 3 kali dalam seminggu.

"Soalnya udah sering banget di situ Kelurahan Kangkung 2 sampai 3 motor hilang dalam seminggu. Sebulan bisa 8 motor hilang di sana," terangnya.

Namun, wajah yang terekam kamera CCTV tersebut belum diyakini sebagai pelaku karena tidak ada barang bukti sepeda motor dalam rekaman tersebut. Kemudian, Ia menyerahkan kejadian itu ke pihak Polresta Bandar Lampung.

"Mungkin masih terduga tapi itu jadi urusan polisi yang menyelidikinya," katanya.

Selanjutnya, berdasarkan pantauan KupasTuntas.co, pihak kepolisian langsung olah TKP guna melihat rekaman CCTV sekitar TKP dan menyelidikinya.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Devi Sujana mengatakan anggotanya sudah cek lokasi untuk olah TKP.

"Anggota sudah menuju TKP untuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti," tutupnya. (*)

Berita Lainnya

-->