• Jumat, 12 Agustus 2022

Sejumlah Massa Mengatasnamakan Warga Adat Lamsel Gelar Demo di KPK RI, Ini Kata Pemangku Adat Lamsel

Jumat, 14 Januari 2022 - 18.56 WIB
1.3k

Perkumpulan masyarakat adat Lamsel mengonfirmasi kalau aksi di Jakarta bukan bagian dari mereka. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co

Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sejumlah massa melakukan aksi demonstrasi dengan mengatasnamakan masyarakat adat Lampung Selatan (Lamsel) di KPK RI pada Kamis (13/01/2022).

Menanggapi hal itu, seluruh pemangku adat di Kabupaten Lamsel pun membantah bahwa aksi demonstrasi itu dilakukan oleh masyarakat adat setempat.

Pangikhan Tihang Makhga Sai Batin Marga Legun Kebandakhan Kesugihan, Azhar Marzuki mewakili seluruh pemangku adat mengatakan, pergerakan tersebut bukan merupakan pergerakan dari kesepakatan masyarakat adat yang ada di Lamsel melainkan sebuah gerakan dari kelompok tertentu.

"Terkait kegiatan aksi demo di Gedung KPK kemarin, kami 6 Marga adat tidak pernah merasa mengirimkan utusan dari masyarakat adat untuk ikut serta pada aksi itu. Bahkan, juga tidak ada koordinasi apapun mengenai gerakan tersebut," katanya di Lamban Adat Makhga Legun Kebandakhan Kesugihan Kalianda ketika memberikan klarifikasi bersama pemangku adat lainnya, Jumat (14/01/2022). 

Pangeran Azhar juga menambahkan, hingga saat ini seluruh pemangku adat tidak pernah berpihak kepada siapapun atau kelompok manapun.

"Seluruh pemangku adat yang ada disini, semuanya tetap berusaha berada di tengah-tengah untuk mengayomi masyarakat. Siapapun Bupatinya, kami selalu mendukung program-programnya untuk membangun Lamsel," jelasnya.

Pangikhan Sasuhunan Sampurna Jaya Sai Batin Makhga Katibung, Abas Syaputra menambahkan, seluruh pemangku adat Lampung yang ada di Lamsel tidak pernah melakukan koordinasi untuk membentuk gerakan aksi demonstrasi di Jakarta. 

"Kegiatan itu murni diluar dari campur tangan adat. Kami tidak pernah diajak koordinasi ataupun diskusi mengenai adanya aksi di Jakarta dengan mengatasnamakan masyarakat adat," tambahnya.

Dia mengatakan, seluruh pemangku adat Lamsel akan terus berupaya menjadi pengayom masyarakat supaya kenyamanan dan keamanan di Kabupaten Lamsel dapat selalu terjaga.

"Kami selalu berupaya fokus untuk tetap mengayomi dan menjaga kondusifitas Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini," tandasnya.

Dalam klarifikasi tersebut, hadir Pangikhan Tihang Makhga Sai Batin Marga Legun Kebandakhan Kesugihan, Azhar Marzuki. Tumenggung Nimbang Makhga Legun Kebandakhan Way Urang, Sopiyan. 

Kemudian, Pangikhan Punyimbang Agung Sai Batin Makhga Rajabasa, David Merison, Pangikhan Naga Bringsang V Sai Batin Makhga Dantaran, Ahmad Fajirin dan Pangikhan Sasuhunan Sampurna Jaya Sai Batin Makhga Katibung

Lalu, Panglima Sindang Kunyaiyan Batin Jaksa Zamroni, Panglima Tapak Belang Kepaksian Pernong Skala Brak, Yahudin Haikar, serta Tuan Bandar Punyimbang Marga Bukuk Jadi, Rahmatullah. (*)