Sejumlah Massa Mengatasnamakan Warga Adat Lamsel Gelar Demo di KPK RI, Ini Kata Pemangku Adat Lamsel
Jumat, 14 Januari 2022 - 18.56 WIB
1.4k
Perkumpulan masyarakat adat Lamsel mengonfirmasi kalau aksi di Jakarta bukan bagian dari mereka. Foto: Imanuel/Kupastuntas.co
Kupastuntas.co, Lampung Selatan - Sejumlah massa melakukan aksi demonstrasi dengan mengatasnamakan masyarakat adat Lampung Selatan (Lamsel) di KPK RI pada Kamis (13/01/2022).
Menanggapi hal itu, seluruh pemangku adat di Kabupaten Lamsel pun membantah bahwa aksi demonstrasi itu dilakukan oleh masyarakat adat setempat.
Pangikhan Tihang Makhga Sai Batin Marga Legun Kebandakhan Kesugihan, Azhar Marzuki mewakili seluruh pemangku adat mengatakan, pergerakan tersebut bukan merupakan pergerakan dari kesepakatan masyarakat adat yang ada di Lamsel melainkan sebuah gerakan dari kelompok tertentu.
"Terkait kegiatan aksi demo di Gedung KPK kemarin, kami 6 Marga adat tidak pernah merasa mengirimkan utusan dari masyarakat adat untuk ikut serta pada aksi itu. Bahkan, juga tidak ada koordinasi apapun mengenai gerakan tersebut," katanya di Lamban Adat Makhga Legun Kebandakhan Kesugihan Kalianda ketika memberikan klarifikasi bersama pemangku adat lainnya, Jumat (14/01/2022).
Pangeran Azhar juga menambahkan, hingga saat ini seluruh pemangku adat tidak pernah berpihak kepada siapapun atau kelompok manapun.
"Seluruh pemangku adat yang ada disini, semuanya tetap berusaha berada di tengah-tengah untuk mengayomi masyarakat. Siapapun Bupatinya, kami selalu mendukung program-programnya untuk membangun Lamsel," jelasnya.
Pangikhan Sasuhunan Sampurna Jaya Sai Batin Makhga Katibung, Abas Syaputra menambahkan, seluruh pemangku adat Lampung yang ada di Lamsel tidak pernah melakukan koordinasi untuk membentuk gerakan aksi demonstrasi di Jakarta.
"Kegiatan itu murni diluar dari campur tangan adat. Kami tidak pernah diajak koordinasi ataupun diskusi mengenai adanya aksi di Jakarta dengan mengatasnamakan masyarakat adat," tambahnya.
Dia mengatakan, seluruh pemangku adat Lamsel akan terus berupaya menjadi pengayom masyarakat supaya kenyamanan dan keamanan di Kabupaten Lamsel dapat selalu terjaga.
"Kami selalu berupaya fokus untuk tetap mengayomi dan menjaga kondusifitas Kabupaten Lampung Selatan yang kita cintai ini," tandasnya.
Dalam klarifikasi tersebut, hadir Pangikhan Tihang Makhga Sai Batin Marga Legun Kebandakhan Kesugihan, Azhar Marzuki. Tumenggung Nimbang Makhga Legun Kebandakhan Way Urang, Sopiyan.
Kemudian, Pangikhan Punyimbang Agung Sai Batin Makhga Rajabasa, David Merison, Pangikhan Naga Bringsang V Sai Batin Makhga Dantaran, Ahmad Fajirin dan Pangikhan Sasuhunan Sampurna Jaya Sai Batin Makhga Katibung
Lalu, Panglima Sindang Kunyaiyan Batin Jaksa Zamroni, Panglima Tapak Belang Kepaksian Pernong Skala Brak, Yahudin Haikar, serta Tuan Bandar Punyimbang Marga Bukuk Jadi, Rahmatullah. (*)
Berita Lainnya
-
Lonjakan H-6 Lebaran, 88 Ribu Pemudik Menyeberang dari Jawa ke Sumatera
Senin, 16 Maret 2026 -
Penyidikan Kasus Anak di Sidomulyo Berlanjut, Polisi Dalami Petunjuk Jaksa dan 13 Nama
Minggu, 15 Maret 2026 -
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Kapolres Lamsel Ingatkan Personel Hindari Ego Sektoral
Kamis, 12 Maret 2026 -
109 SPPG di Lampung Selatan Belum Kantongi SLHS, DPRD Minta Dinas Dampingi Pengelola
Kamis, 12 Maret 2026








